Suara.com - Naiknya harga BBM pada Sabtu (3/9/2022) membuat sejumlah SPBU diserbu oleh pengendara dan menyebabkan antrean panjang. Antrean yang mengular terkadang membuat beberapa orang tak sabaran.
Belakangan ini, viral di media sosial seorang petugas SPBU yang memarahi pengendara motor akibat menyerobot antrean.
Itu terekam dalam video pendek yang dibagikan oleh akun TikTok papadod0 pada 6 September. Dalam rekaman, pemilik akun tengah mengantre untuk membeli BBM pada malam hari di salah satu SPBU di Kabupaten Lombok Barat, NTB.
Tetapi, seorang pengendara motor tiba-tiba saja memotong antrean. Tindakan tersebut sontak menuai reaksi, baik dari pemilik akun dan petugas SPBU.
Petugas SPBU terdengar meminta pengendara tersebut untuk sabar dan mengantre, seperti yang dilakukan pengendara lainnya. Menurut keterangannya, kemungkinan ini bukan kali pertama pengendara tersebut menyerobot antrean.
"Kita operator juga manusia. Bapak dari dulu, kemarin, bapak sana juga," ucap petugas SPBU dalam rekaman tersebut.
Ini bermula ketika pengendara motor memotong antrean di belakang mobil. Melihat petugas melayani mobil terlebih dahulu, pengendara itu merasa dirinya akan langsung mendapat giliran. Namun, petugas yang mengikuti peraturan hanya mengisi bensin sesuai dengan antrean.
"Pertalite, orangnya terobos antrean karena operator dahulukan mobil. Tapi emang begitu aturannya," tulis pemilik akun dalam kolom komentar untuk menjelaskan kronologi kejadian.
Rupanya, pengendara motor tersebut tak terima dengan keputusan petugas yang tidak langsung melayaninya. Alhasil, pengendara motor itu memarahi petugas. Namun, petugas SPBU dalam rekaman tersebut tak tinggal diam karena merasa apa yang dilakukannya telah sesuai aturan.
Baca Juga: Lelaki Ini Rela Jual HP Satu-satunya ke TNI Demi Beli Beras, Endingnya Bikin Terenyuh
"Gara-gara harga BBM naik, semua emosi. Dikarenakan capek antre akhirnya rebut antrean dan ricuh," tambah pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 5,5 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 242.400 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit warganet yang mengapresiasi keberanian petugas SPBU karena berani menegur dan tak hanya berdiam diri saat dimarahi oleh pengendara yang menerobos antrean. Kericuhan tersebut diakhiri dengan peleraian dari pengendara lainnya serta pemilik akun.
"Lupa ngopi abangnya itu, jadi nggak tau beli bensin juga harus antre," tulis akun k_roniyahya
"Motor elite, antre sulit," komentar haas.ft_
"5 motor 1 mobil sih kalau aku lihat di pom bensin aturannya, jadi ya wajar kalau mobil meskipun datangnya belakang keisi duluan," ungkap arseetechstudio
"Hahahah mantap petugasnya tegas," tambah peyy_505
"Keren mas SPBUnya, gaskeun," sahut yangvi_09
Berita Terkait
-
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool
-
Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya
-
Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?
-
Antrian Pertalite Panjang dan Harganya Mau Naik? Menko Airlangga Kasih Bocoran Ini
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh