Suara.com - Beras merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun, tak semua orang mampu membeli beras. Seorang lelaki asal Papua baru-baru ini viral di media sosial setelah menjual HP ke TNI demi membeli beras.
Mahalnya harga beras di Papua membuat lelaki dalam video TikTok yang diunggah oleh putra_cakraa pada 6 September harus rela menjual satu-satunya smartphone yang dimilikinya kepada TNI yang sedang bertugas di pos.
Pemilik akun yang merupakan seorang anggota TNI menyambut kedatangannya. Ia menanyakan keperluannya, lelaki dalam rekaman tersebut kemudian mengaku ingin menjual ponselnya untuk membeli beras.
Dalam rekaman, ponsel yang digunakan oleh lelaki itu merupakan ponsel berukuran kecil dengan layar sentuh yang dikeluarkan Nokia. Setelah melihat-lihat ponsel tersebut, pemilik akun menanyakan harga yang dipatok.
Rupanya, lelaki itu tidak mematok berapa harga jual ponselnya. Dengan kata lain, TNI tersebut bebas membayar berapa saja. Pemilik akun pun memberikan uang Rp 200.000, yang merupakan harga untuk satu karung beras.
Berniat untuk membantu, pemilik akun mengembalikan ponsel milik lelaki tersebut dan memintanya untuk menggunakan uang itu sebagaimana mestinya.
Terdengar lelaki tersebut mengucapkan terima kasih berulang kali kepada pemilik akun karena mendapatkan bantuan uang untuk membeli beras.
"Rela jual HP satu-satunya untuk beli beras," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 5,5 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 481.800 kali itu pun menuai beragam komentar.
Baca Juga: 4 Fakta dan Potret Memesona Viken, Putra Kak Jill si TikToker Viral!
"Dia sangat sopan menerima uangnya," tulis akun argaaryashoma
"Saya sebagai anak asli Papua, saya bangga punya TNI seperti kakak ini. Hormat bang," komentar warismawatiardy
"Mulia sekali hatimu bang, semoga diberikan kesehatan, umur panjang, dan barokah," tambah ratih8633
"Semoga rezekinya selalu lancar pak TNI, selamat bertugas," ungkap zainalarifin2853
"Emas, nikel, dan lainnya ada di sana tapi kenapa saudara kita sampai seperti ini, kasihan sekali. Semoga kebaikan abang delalu diingat, aamiin," sahut ufiq1985
Berita Terkait
-
7 HP Midrange Tahan Air Termurah dengan IP68, Ideal untuk Harian
-
Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?
-
4 HP Vivo Harga Rp1 Jutaan Terbaik: Bawa Kamera 50 MP hingga Baterai 6.000 mAh
-
5 Rekomendasi HP Murah 1 Jutaan yang Memiliki Slot MicroSD, Cocok untuk Penyimpanan Ekstra
-
TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan