- Pajero di Makassar dimodifikasi untuk menampung 700 liter BBM subsidi.
- Bahlil soroti BBM subsidi yang ditimbun dan dijual kembali.
- Penyalahgunaan dinilai mengambil jatah masyarakat yang berhak.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang ditemukan kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebuah mobil Pajero disebut telah dimodifikasi hingga mampu menampung 700 liter BBM subsidi.
Bahlil menilai praktik tersebut semakin merugikan masyarakat yang memang berhak menerima subsidi. Apalagi, BBM subsidi yang disedot dalam jumlah besar kemudian diduga dijual kembali.
Menurut Bahlil, kenaikan harga BBM nonsubsidi memang mendorong pergeseran konsumsi ke BBM subsidi. Namun, kondisi itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk menimbun BBM bersubsidi.
Ia pun meminta masyarakat tidak mengambil hak kelompok kurang mampu. "Masa sih kita enggak malu sama saudara-saudara kita yang harus mendapatkan subsidi BBM, tapi jatahnya diambil oleh orang yang mampu," kata Bahlil.
Bahlil menegaskan BBM subsidi ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, bukan untuk ditimbun maupun dijadikan ladang keuntungan.
"Masa sih kita enggak malu sama saudara-saudara kita yang harus mendapatkan subsidi BBM, tapi jatahnya diambil oleh orang yang mampu," katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat menggunakan BBM subsidi secara bijak dan tidak mengambil hak kelompok yang memang menjadi sasaran subsidi.
"Tidak hanya sampai ke sana, diambil, dijual lagi. Wah, itu sudah saya enggak tahu lagi ya pikiran udah gimana lah," imbuhnya.