Suara.com - AirAsia Ride, perusahaan transportasi online di bawah Capital A, mengumumkan program pengangkatan mitra pengemudi menjadi pegawai tetap di Malaysia. Mulai 1 Oktober 2022, mitra pengemudi yang lolos seleksi akan diangkat sebagai pegawai dengan gaji bulanan.
Seperti dilansir dari The Star, Selasa (13/9/2022), gaji pengemudi AirAsia Ride yang diangkat tetap akan memperoleh gaji bulanan hingga 3.500 ringgit atau sekitar Rp 11,6 juta. Selain itu ada pula tanggungan biaya kesehatan untuk anggota keluarga, cuti tahunan, dan insentif lainnya.
"Kami ingin memberikan penghargaan kepada pengemudi yang punya riwayat pekerjaan bagus dan punya komitmen kuat kepada pekerjaan dengan memberikan mereka karier yang jelas," Tony Fernandes, CEO Capital A pada Senin (12/9/2022) kemarin.
Tak hanya itu, pengemudi yang berprestasi bahkan berpeluang untuk meningkatkan karier ke bagian korporasi AirAsia.
"Dari pengemudi transportasi online, mereka bisa menjadi kru kabin pesawat, pilot, analis data, masuk bagian pemasaran, atau masuk ke bagian kantor," lanjut Fernandes.
Fernandes mengatakan ini adalah cara perusahaan untuk merekrut dan mempertahankan pengemudi yang berprestasi di tengah ketatnya persaingan layanan transportasi online di Asia Tenggara.
Lebih lanjut Fernandes mengungkapkan bahwa program ini terbuka untuk digelar di Indonesia dan Singapura. Di Indonesia, AirAsia Ride rencananya beroperasi pada November mendatang. Sebelumnya AirAsia Food sudah beroperasi di Tangerang, Banten.
Berita Terkait
-
Sebut Harga Avtur RI Mahal, Luhut Langsung Temui Bos AirAsia
-
Viral Ojol AirAsia dan Lalamove Bergaji Rp20 Jutaan, Ini Cara Daftar Jadi Mitra
-
Resmikan ASEAN Explorer Pass, Tony Fernandes Ingin Indonesia Tak Hanya Dikenal Lewat Bali Saja
-
Saham Baru Capital A Senilai 3 M Ringgit Untungkan Pemegang AirAsia X Dua Kali Lipat
-
4 Maskapai AirAsia Bernaung Satu Payung, Tony Fernandes Beri Kesempatan Besar Bagi Pemegang Saham
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK