Suara.com - Sebuah kampanye jahat yang baru ditemukan mendistribusikan infostealer RedLine Stealer. Seperti dilansir dari Techradar, Sabtu (17/9/2022), pakar keamanan siber dari Kaspersky menemukan malware baru masuk ke akun YouTube pengguna yang disusupi dan mengunggah video ke saluran mereka, dan mendistribusikan RedLine Infostealer.
Seorang korban, idealnya seorang gamer PC, menemukan video YouTube tentang crack, atau cheat, untuk salah satu game favorit. Yakni FIFA, Final Fantasy, Forza Horizon, Lego Star Wars, atau Spider-Man.
Dalam deskripsi video, terdapat tautan yang mengklaim menahan celah dan cheat. Namun pada kenyataannya, menampung beberapa malware yang digabungkan menjadi satu.
Cryptojacker dan infostealer
Malware RedLine Stealer adalah salah satu infostealer paling populer saat ini, yang mampu mencuri kata sandi yang disimpan di browser orang, cookie, detail kartu kredit, percakapan pesan instan, dan dompet cryptocurrency.
Bundel ini juga menyimpan cryptojacker, pada dasarnya penambang cryptocurrency yang menggunakan kekuatan komputasi dari titik akhir yang dikompromikan untuk menambang cryptocurrency tertentu untuk penyerang. Penambangan mata uang kripto biasanya membutuhkan daya GPU yang signifikan, sesuatu yang biasanya dimiliki sebagian besar gamer.
Kendati demikian yang paling menarik karena bundel tersebut memiliki tiga executable berbahaya, yang digunakan untuk propagasi sendiri. Ini disebut "MakiseKurisu.exe", "download.exe", dan "upload.exe".
Adapun MakiseKurisu adalah infostealer yang mengambil cookie browser dan menyimpannya secara lokal.
Kemudian, download.exe akan mengambil video crack palsu dari repositori GitHub, dan menyerahkannya ke upload.exe, yang akan mengunggahnya ke akun YouTube korban, setelah menggunakan cookie untuk login.
Baca Juga: Hacker Manfaatkan Teleskop JWST Sebarkan Malware
Jika korban bukan pengguna YouTube yang rajin, atau notifikasi dimatikan, ada kemungkinan besar video berbahaya tersebut dapat berada di saluran YouTube mereka untuk waktu yang lama, sebelum dihapus.
"Ketika video berhasil diunggah ke YouTube, upload.exe mengirimkan pesan ke Discord dengan tautan ke video yang diunggah," ujar Kaspersky seperti dilansir dari Techradar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?