Suara.com - Telegram mengumumkan pembaruan dengan hadirnya beberapa fitur yang berkaitan dengan reaksi terhadap pesan obrolan, status emoji, dan peningkatan UI masing-masing untuk iOS dan Android.
Dimulai dengan reaksi, pengguna Premium sekarang memiliki "pilihan reaksi tak terbatas".
Mereka dapat bereaksi terhadap pesan individual dengan maksimal tiga emoji animasi.
Telegram meluncurkan Emoji Platform bulan lalu, yang memungkinkan siapa saja mengunggah emoji animasi kustom mereka sendiri.
Panel emoji juga diperluas untuk mengakomodasi lebih banyak emoji dan paket emoji.
Untuk pengguna yang tidak memiliki Premium, lebih banyak reaksi ditambahkan ke pilihan satu baris.
Status Emoji sekarang tersedia untuk pengguna Premium, dengan kemampuan untuk mengatur emoji, stok, atau kustom apa pun, sebagai status profil.
Dilansir laman GSM Arena, Senin (19/9/2022), Status Emoji dapat diatur kedaluwarsa setelah jangka waktu tertentu.
Untuk mengatur Status Emoji, ketuk dan tahan lencana Premium di profil Anda.
Baca Juga: Jual Channel Telegram 100 Dolar, Pemuda Madiun: Saya Ngefans dengan Bjorka
Setiap pengguna sekarang memiliki tautan nama pengguna mereka sendiri dalam format baru: namapengguna.t.me. Format tautan baru ini juga berlaku untuk grup dan saluran Telegram.
Kini berubah dari format t.me/nama pengguna, yang sejujurnya tidak jauh berbeda, tetapi mengetik simbol garis miring dapat menyebabkan gesekan bagi beberapa pengguna.
Beberapa pembaruan berikut ini khusus untuk Android atau iPhone. Mari kita mulai dengan Android.
Sekarang kamu dapat mengelola prioritas unduhan saat berlangsung di perangkat Android.
Kamu sekarang dapat menekan-tahan unduhan aktif dan menyusun ulang (iOS sudah memiliki fitur ini).
Ada beberapa animasi UI Android baru untuk membuka dan menutup foto atau video di Instagram.
Sementara itu, ikon aplikasi Telegram sekarang kompatibel dengan mesin tema Android 13.
Aplikasi Telegram iOS mendapatkan halaman penyiapan bergelembung dengan ikon animasi baru.
Kedua platform sekarang memiliki opsi untuk Masuk dengan Apple atau Masuk dengan Google.
Berita Terkait
-
Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi
-
Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti
-
Layar Bukan Segalanya: Ketika "Ketemu Langsung" Lebih Ampuh dari Seribu Emoji
-
Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya
-
Distorsi Kognitif yang Membentuk Cara Kita Melihat Dunia
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!