Suara.com - Perusahaan induk Facebook, Meta, disebut telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan hingga merombak jajaran tim. Kebijakan ini dilakukan demi efisiensi biaya perusahaan.
Melansir Engadget, Kamis (22/9/2022), tampaknya Meta tak ingin membingkainya sebagai PHK karyawan.
Mereka disebut diam-diam melakukannya ke sejumlah besar staf sebelum akhirnya menjadi lebih besar.
Tidak jelas berapa banyak karyawan Meta yang terpengaruh dengan PHK maupun restrukturisasi ini.
Tapi perusahaan masih mengizinkan karyawannya untuk melamar kembali ke posisi lain dalam waktu 30 hari ke depan.
Meta memang sudah mengisyaratkan adanya pengurangan staf dan menghentikan proyek karena pendapatannya yang tengah menyusut.
Bahkan, CEO Meta Mark Zuckerberg menggambarkan kalau saat ini perusahaan berhadapan dengan kondisi kemeresotan ekonomi.
Dalam laporan pendapatan perusahaan beberapa waktu lalu, Mark Zuckerberg memperingatkan kalau Meta bakal melambat perekrutan karyawan baru, serta perlu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan sumber daya yang sedikit.
Baru-baru ini, dia juga memberi tahu karyawan kalau perusahaan sedang menghadapi masa serius.
Baca Juga: Efisiensi, Shopee Lakukan PHK Karyawan
Beberapa manajer pun sudah diminta untuk menyeleksi karyawan berkinerja rendah agar diberhentikan.
Meta pun sudah menghentikan beberapa proyek dari divisi Reality Labs hingga 10 miliar Dolar AS (Rp 150 triliun) di tahun 2021.
Lusinan kontraktor Meta yang bekerja di perusahaan luar juga mengaku kalau pekerjaannya sudah dihentikan.
Berita Terkait
-
Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"
-
Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya
-
6 Cara Menghasilkan Uang dari Meta Facebook, Bisa Cuan Jutaan per Bulan
-
Permudah Pembuatan Iklan: Meta Tambahkan Fitur AI Baru, Makin Praktis!
-
Kacamata Pintar Ray-Ban Meta Gen 1 Dirilis, Apa Kelebihannya?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Vacuum Cordless Ringan dengan Fitur Canggih Khusus Pemilik Hewan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan, Spek Canggih!
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis
-
POCO F8 Series Segera Dipasarkan di Indonesia, Harga POCO F7 Makin Miring
-
Siap ke Indonesia, Tecno Camon 50 Series Dukung SuperZoom 20X dan Sensor Sony
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026, Klaim Ibrahimovic OVR 117 dan 5.000 Gems