Suara.com - Instagram mengatakan telah menghapus secara permanen akun resmi Pornhub karena melanggar kebijakan beberapa kali.
Dilansir laman The Verge mengutip Motherboard, Kamis (29/9/2022), Meta mengklaim bahwa selama dekade terakhir, Pornhub telah berulang kali melanggar persyaratan layanannya terkait konten vulgar, konten dewasa, dan ajakan seksual.
Namun, New York Post mengungkap bahwa akun tersebut baru-baru ini melanggar aturan terhadap ajakan seksual dengan mendorong pengguna Instagram untuk meninggalkan platform media sosial dan mengunjungi situs porno.
Meta menambahkan bahwa perusahaan hiburan dewasa juga melanggar pedoman tentang berbagai pelanggaran ketentuannya.
Sebagai tanggapan, Pornhub menerbitkan surat terbuka di Twitter, menyebut langkah itu tidak adil dan menekan Meta untuk menjelaskan mengapa akunnya dan pembuat konten dewasa lainnya berulang kali dihapus.
Free Speech Coalition, Riley Reid, dan King Noire termasuk di antara 63 kelompok aktivis, artis, model, dan pornografi yang menandatangani surat tersebut.
Pornhub berpendapat bahwa penegakan kebijakan Instagram mengenai platform tersebut telah “buram, diskriminatif, dan munafik” selama bertahun-tahun.
Tindakan ini, kata Pornhub, telah merusak mata pencaharian "kelompok terpinggirkan" dari "pencipta independen" yang Instagram merupakan alat pemasaran penting.
Pada saat yang sama, Pornhub mengatakan, Instagram mengizinkan selebriti dan merek arus utama untuk memosting konten eksplisit tanpa dampak.
Sebagai contoh, perusahaan membandingkan akun PG "sepenuhnya" dengan akun Kim Kardashian, yang akunnya baru-baru ini menampilkan gambar bagian belakangnya dan menjadi berita utama.
“Menolak kemampuan kami untuk mempromosikan merek kami dan mengembangkan bisnis kami sambil terus menghapus, membungkam, dan menyensor keberadaan pekerja seks dan merek dewasa adalah kekerasan dan sangat merusak,” tulis Pornhub.
“Hal ini dianggap diskriminasi yang dihadapi industri dewasa, itu berbahaya dan mengancam mata pencaharian kita,” tambahnya.
Akun Instagram Pornhub awalnya dinonaktifkan tiga minggu lalu, sebuah langkah yang menurut perusahaan bersifat sementara pada saat itu.
Berita itu muncul ketika perusahaan induk Pornhub yang berbasis di Luksemburg, MindGeek, menghadapi tuduhan bahwa itu tidak cukup untuk memoderasi konten, seperti yang ditulis oleh seorang mantan moderator konten Pornhub untuk The Verge awal tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
7 HP Layar Super AMOLED dengan Kamera Ultrawide Paling Murah, Spek Kelas Atas
-
Ini Cara Efektif Lindungi Remaja Saat Akses Instagram, Facebook, dan Messenger
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Produk: Strategi Sukses Tembus Global