Suara.com - Google ingin mesin pencarinya menjadi tempat berbelanja online. Untuk melakukan itu, perusahaan mengumumkan bahwa mereka memperkenalkan serangkaian fitur khusus belanja baru.
Sebagai permulaan, fitur belanja Google langsung ke bilah pencarian utamanya, tidak lagi mengharuskan kamu menekan tab "Belanja" setiap kali mencari sesuatu yang ingin dibeli.
Memulai pencarian dengan kata "toko" diikuti dengan nama produk, akan secara otomatis menghasilkan serangkaian hasil visual dan alat penelitian serta ketersediaan di toko-toko terdekat.
Fitur ini hadir di perangkat seluler terlebih dahulu dan akan hadir di desktop dan dalam lebih banyak kategori “segera”.
Google juga menambahkan cara untuk menyimpan filter pencarian belanja. Saat ini, jika kamu menandai salah satu filter pencarian (untuk ukuran, warna, merek, dll.) di tab belanja Google, preferensi ini hilang segera setelah meninggalkan halaman.
Google akan menampilkan hasil yang sesuai dengan preferensi tersebut. Jika berubah pikiran, Google mengatakan kamu dapat mematikan atau mengubah filter kapan saja.
Jika kamu sering mencari inspirasi pakaian di Pinterest atau Instagram, Google memperkenalkan cara untuk menemukan gaya baru dan membuat pakaian tanpa harus menggunakan situs eksternal.
Saat mencari artikel pakaian tertentu, seperti jaket bomber, Google mengatakan, akan menampilkan hasil jaket bersama dengan "potongan pelengkap" dan di mana membelinya.
Dilansir laman The Verge, Kamis (29/9/2022), fitur ini akan keluar nanti musim gugur ini bersama dengan kemampuan untuk melihat daftar produk yang sedang tren.
Baca Juga: Render Google Pixel 7 Series Bocor Secara Online, Terungkap Varian Warnanya
Seperti eBay, Google akan segera mulai menampilkan tampilan 360 derajat dari sepatu kets, perluasan dari gambar 3D barang-barang rumah tangga yang ditambahkan ke pencarian awal tahun ini.
Terakhir, jika mencari produk baru-baru ini, kamu mungkin telah melihat fitur panduan pembelian baru Google untuk pengguna di AS.
Panduan ini dikumpulkan dari "sumber tepercaya" dan menampilkan lebih banyak informasi di menu tarik-turun tentang produk tergantung pada apa yang Anda cari.
Google menggunakan contoh sepeda gunung, mencatat bahwa panduan pembelian mungkin menyertakan ukuran, suspensi, berat, dan bahannya, sehingga tidak perlu mencari di tempat lain.
Fitur lain, yang disebut Wawasan Halaman, memberikan pro dan kontra dari suatu produk dan peringkat bintang.
Saat alat ini diluncurkan akhir tahun ini, kamu juga dapat menggunakannya untuk ikut serta dalam pemberitahuan penurunan harga.
Sementara itu, Google mengatakan orang berbelanja di mesin pencari "lebih dari satu miliar kali sehari," tetapi itu tidak memperhitungkan berapa banyak dari pencarian tersebut yang mengarahkan pengguna keluar dari Google dan masuk ke situs toko online lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi
-
Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna
-
4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta
-
Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai
-
Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
-
MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi