Suara.com - Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, mengumumkan perkembangan lain dalam inovasi seni digitalnya. Sebagaimana dilansir dari Cointelegraph, Sabtu (1/10/2022), mulai 29 September 2022, semua pengguna di kedua platform dapat menghubungkan dompet dan berbagi token nonfungible (NFT) di 100 negara.
Sebagai bagian dari fitur, yang telah diuji sejak Mei, pengguna akan dapat menandai pembuat dan kolektor, dan memposting koleksi digital antar platform tanpa membayar biaya apa pun.
Pada bulan Agustus, Meta mulai mengizinkan pengguna untuk memposting koleksi digital yang mereka miliki di Facebook dan Instagram dan mengumumkan ekspansi internasional ke negara-negara di Afrika, Asia-Pasifik, Timur Tengah, dan Amerika.
Meta juga menambahkan dukungan dengan dompet pihak ketiga seperti Rainbow, MetaMask, Trust Wallet, Coinbase Wallet dan Dapper Wallet, bersama dengan dukungan untuk blockchain Ethereum, Polygon, dan Flow.
Beberapa pengguna Twitter menyatakan keprihatinan tentang keamanan dan privasi data yang dikirimkan dengan menghubungkan dompet digital ke platform Meta saat itu.
Pada April 2021, informasi pribadi yang sensitif untuk lebih dari setengah miliar pengguna Facebook bocor di forum peretasan yang diperdagangkan dengan baik.
Menurut angka Statista, Facebook dan Instagram masing-masing memiliki 2,9 miliar dan 1,4 miliar pengguna aktif bulanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik