Suara.com - Para arkeolog yang menggali di dekat Praha, telah menemukan sisa-sisa struktur Zaman Batu yang lebih tua dari Stonehenge dan bahkan piramida Mesir.
Dilansir laman Live Science, Rabu (5/10/2022), kompleks misterius ini dikenal sebagai roundel.
Hampir 7.000 tahun lalu selama akhir Neolitik atau Zaman Batu Baru, komunitas petani lokal mungkin telah berkumpul di bangunan melingkar ini, meskipun tujuan sebenarnya tidak diketahui.
Roundel yang digali berukuran besar - berdiameter sekitar 180 kaki (55 meter) atau sekitar setinggi Menara Miring Pisa, Radio Prague International melaporkan.
Terlalu dini untuk mengatakan apa pun tentang orang-orang yang membangun lingkaran ini.
"Mereka adalah bagian dari budaya Tembikar Stroke, yang berkembang antara 4900 SM dan 4400 SM, Jaroslav ídký," kata juru bicara Institut Arkeologi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Ceko (IAP) dan seorang ahli bundaran Republik Ceko.
Miroslav Kraus, direktur penggalian bundar di distrik Vino atas nama IAP, mengatakan bahwa mengungkapkan struktur itu dapat memberi mereka petunjuk tentang penggunaan bangunan itu.
Para peneliti pertama kali mengetahui tentang keberadaan Vino roundel pada 1980-an, ketika pekerja konstruksi sedang memasang pipa gas dan air, menurut Radio Prague International.
Tapi, penggalian saat ini telah mengungkapkan keseluruhan struktur untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Jejak Awal Penggunaan Opium, Kemungkinan Persembahan Dewa
Sejauh ini, timnya telah menemukan pecahan tembikar, tulang binatang dan peralatan batu di parit, menurut ídký.
Sisa-sisa organik penanggalan karbon dari penggalian bundar ini dapat membantu tim menentukan dengan tepat, tanggal konstruksi struktur dan mungkin menghubungkannya dengan pemukiman Neolitik yang ditemukan di dekatnya.
"Orang-orang yang membuat barang tembikar Stroked dikenal untuk membangun bundar lainnya di wilayah Bohemia di Republik Ceko," kata ídký.
Roundel bukanlah fitur kuno yang terkenal sampai beberapa dekade yang lalu, ketika fotografi udara dan drone menjadi bagian penting dari peralatan arkeologi.
"Tapi sekarang, para arkeolog tahu bahwa Roundel adalah bukti arsitektur tertua di seluruh Eropa," kata ídký kepada Radio Prague International awal tahun ini.
Dilihat dari atas, Roundel terdiri dari satu atau lebih parit bundar yang lebar dengan beberapa celah yang berfungsi sebagai pintu masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya