Suara.com - TikTok memiliki fitur Laporan dibaca dalam pesan langsung. Laporan dibaca memungkinkan pengguna mengetahui apakah orang lain telah membaca pesan langsung dari pengguna dan sebaliknya.
Ada beberapa alasan mengapa pengguna ingin mematikan atau nonaktifkan fitur Laporan dibaca di pesan langsung TikTok. Cara matikan Laporan dibaca di pesan langsung TikTok sangat mudah.
Dilansir dari laman resmi TikTok pada Rabu (5/10/2022), berikut ini cara matikan laporan dibaca di pesan langsung TikTok:
Cara menyalakan atau mematikan laporan dibaca
- Pertama, klik Profil di kanan bawah.
- Klik ikon tiga garis di kanan atas.
- Pilih Pengaturan dan Privasi.
- Klik Privasi.
- Pilih Pesan langsung.
- Di bawah opsi Preferensi pesan, ketuk tombol geser di sebelah Laporan dibaca untuk menyalakan atau mematikan fitur tersebut.
Orang lain akan mengetahui apakah pengguna telah membaca pesannya hanya jika kedua belah pihak mengaktifkan fitur Laporan dibaca.
Cara untuk mengirim pesan langsung di TikTok pun sangat mudah. Pengguna cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini:
Cara mengirim pesan langsung
- Pertama, ketuk Kotak Masuk di bagian paling bawah layar.
- Jika pengguna memiliki pesan baru, ketuk nama di bawah opsi Pesan untuk mengirim pesan langsung.
- Jika pengguna mengikuti seseorang dan diikuti balik, ketuk ikon pesan langsung di bagian kanan atas, lalu ketuk nama orang tersebut untuk mengirim pesan langsung.
- Pengguna dapat melihat status pengiriman pesan dan mengetahui apakah orang tersebut telah membacanya.
- Pengguna dapat mengirim ulang pesan yang gagal.
Cara matikan laporan dibaca di pesan langsung TikTok sangat sederhana. Pengguna dapat melakukan hal ini jika tidak ingin orang lain mengetahui ketika pengguna telah membaca pesan mereka di TikTok.
Baca Juga: Duh! Tetangga Bangun Lantai 2 Tak Kunjung Selesai, Berakhir Roboh Timpa Rumah Warganet
Berita Terkait
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
5 PP Ramadan 2026 di TikTok yang Menarik, Lengkap Cara Buatnya
-
Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD
-
Mengecam Konten "Sewa Pacar" Libatkan Pelajar
-
Guru di Gorontalo Ditegur Saat Live TikTok di Jam Kerja, Panik dan Minta Maaf
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?