Suara.com - Verifikasi dua langkah dibutuhkan untuk memberikan lapisan keamanan bagi akun TikTok. Cara aktifkan verifikasi dua langkah di TikTok cukup mudah.
Untuk melindungi akun pengguna secara optimal, pengguna disarankan untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah (2SV) di TikTok.
Ini adalah fitur umum keamanan akun yang menambahkan lapisan perlindungan ekstra untuk membantu TikTok memverifikasi bahwa memang benar pengguna yang masuk dari perangkat yang tidak dikenal.
Selain itu, verifikasi dua langkah memberikan lapisan keamanan tambahan ke akun pengguna jika kata sandi disusupi.
Banyak pengguna hanya memiliki satu lapisan (kata sandi) untuk melindungi akun. Namun dengan verifikasi dua langkah, jika seseorang mendapatkan kata sandi pengguna, orang tersebut masih memerlukan akses ke telepon atau alamat email saat mencoba masuk ke akun pengguna.
Dilansir dari laman resmi TikTok pada Jumat (14/10/2022), berikut ini cara aktifkan verifikasi dua langkah di TikTok:
- Pastikan pengguna telah mengunduh TikTok versi terbaru.
- Buka menu Profil di kanan bawah.
- Klik ikon tiga garis di kanan atas.
- Pilih opsi Pengaturan dan Privasi.
- Klik Keamanan dan Login.
- Ketuk opsi Verifikasi dua langkah dan pilih setidaknya dua metode verifikasi. Pengguna disarankan untuk memilih opsi SMS dan email.
- Klik Aktifkan untuk mengonfirmasi.
- Jika sebelumnya pengguna belum memasukkan informasi kontak, pengguna akan diminta untuk memasukkan alamat email dan nomor telepon.
- Ketuk Kirim kode.
- Pada layar berikutnya, masukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke pengguna melalui SMS dan email.
Saat pengguna masuk berikutnya ke akun, kode verifikasi akan dikirim ke email atau telepon. Masukkan kode ke perintah verifikasi dua langkah untuk mengonfirmasi identitas pengguna.
Dengan aktifkan verifikasi dua langkah di TikTok, pengguna akan mendapatkan tambahan keamanan untuk akun. Mengamankan akun TikTok sangat penting agar tidak diretas oleh orang lain.
Baca Juga: Cara Aktifkan Mode Gelap di TikTok
Berita Terkait
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Berawal dari TikTok, Lagu Masa Depanmu Milik Danil Muzik Raup Jutaan Streaming
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Mas Rushh Pilih Konten Positif, Bangun Audiens TikTok Lewat Tema Keluarga
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation