Suara.com - Samsung merupakan salah satu merek pertama yang meluncurkan model smartphone yang dapat dilipat di pasar. Seperti dilansir dari Gizmochina, Kamis (27/10/2022), hanya tiga tahun yang lalu, Galaxy Fold pertama diumumkan, dan sekarang, tampaknya perangkat telah mencapai akhir hidupnya dalam hal pembaruan Android.
Untuk diketahui, Galaxy Fold menghadapi banyak penundaan sebelum akhirnya dirilis dan diluncurkan dengan Android 9 Pie di luar kotak pada tahun 2019. Namun sejak itu,Samsung telah menawarkan berbagai pembaruan dan perangkat lipat pertama perusahaan sekarang berjalan pada Android12OS.
Tapi sepertinya ini adalah akhir jalan karena Samsung tidak akan menawarkan pembaruan OS utama untuk Galaxy Fold. Ini berarti bahwa perangkat tidak akan menerima pembaruan One UI 5.0 berbasis Android 13 OS.
Dengan kata lain, ini juga berarti bahwa ini adalah satu-satunya smartphone yang dapat dilipat dari
perusahaan yang tidak menerima pembaruan apa pun setelah Android 12. Samsung biasanya menawarkan pembaruan OS selama tiga tahun dengan patch keamanan satu tahun lagi. Tetapi karena Galaxy Fold telah mencapai akhir dari siklus pembaruan tiga tahun, itu tidak lagi memenuhi syarat untuk peningkatan besar.
Sementara itu, model ponsel Glaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip dari tahun 2021 dan 2022 masih akan memenuhi syarat untuk pembaruan Android 14 tahun depan.
Hal ini juga tidak berarti akhir dari semua pembaruan perangkat lunak untuk perangkat ini. Masih ada setidaknya satu tahun tersisa untuk pembaruan dan tambalan keamanan.
Dengan Android 13 yang baru saja diluncurkan, Android 12 sama sekali tidak ketinggalan zaman, sehingga pengguna Galaxy Fold yang ada tidak perlu khawatir ponsel lipat mereka menjadi usang secara tiba-tiba.
Baca Juga: Samsung Galaxy A04s Dikabarkan Akan Ganti Nama Jadi Galaxy F04s
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim