Suara.com - Pemerintah resmi menghentikan siaran TV analog pada Rabu (2/11/2022) pukul 24.00 WIB. Siaran TV analog kini beralih ke siaran TV Digital.
Adapun Analog switch off (ASO) berlaku di 222 titik, termasuk Jabodetabek, dan penerapannya dilakukan secara bertahap. Kendati demikian, masyarakat dapat menikmati siaran TV digital dengan menggunakan TV digital langsung ataupun memasang Set Top Box (STB) pada TV analog.
Untuk diketahui, STB merupakan alat pengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang kemudian ditampilkan pada TV analog atau TV tabung.
Penghentian siaran TV analog pun menjadi perbincangan di Twitter. Warganet pun ramai-ramai mengingat kenangan masa kecil saat menikmati TV Analog.
Salah seorang warganet menyebut TV analog sebagai saksi bisu semasa kecil. Yakni menonton tayangan film kartu hingga tayangan anak-anak.
"TV analog adalah saksi bisu masa kecil. Dimana pulang sekolah pasti nonton TV. Sampe anak tetangga ikut join. Dari teletabies, doraemon, kaos kaki ajaib, ronaldowati, dunia binatang, si bolang, laptop si unyil, ultramen, power rangers, barbie, shinchan, kamenraider, dll," cuit akun @gs_juge yang dikutip Suara.com, Kamis (3/11/2022).
Akun @3O101 juga menceritakan masa kecil menikmati TV analog. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada TV analog.
"Makasih kepada tv analog yang telah menemani sejarah masa kecilku yang indah. karenamu aku pernah ngambek sama mamaku selama seminggu gara gara engga dibolehin nonton tv diatas jam 9," tulis akun Akun @3O101 .
Akun @forgeut juga mengenang saat masa kecil menikmati tayangan TV analog.
Baca Juga: Siaran TV Analog Diberhentikan Serentak untuk Wilayah Jabodetabek
"Thanks udah nemenin masa kecil. kangen banget nonton kartun sebelum pergi sekolah. sengaja bangun subuh biar nonton dora, chalkzone trus lanjut spongebob. kalo weekend ada tom&jerry. pulang sekolah nonton laptop si unyil. kalo sahur nonton yks sama abdel temon. bye aku udah tuwir," cuit akun tersebut.
Sementara itu akun @ayiutiful mengaku sedih dengan penghentian TV analog. Ia pun mengingat kenangan semasa kecil menonton tayangan TV analog.
"Sediiiih siii.. Apalagi anak 90an kayak spacetoon, lativi, tv7 tuh bener-bener jadi peneman masa kecil gw.. Kartun-kartun keemasan pada jamannya tiap hari minggu slalu pantengin tv ampe lupa mandi ogah rebutan remot sama bapak karna bapak lebih milih nonton tinju haha sad bgt," tulis akun @sukaklangit.
Selain itu akun @Myyuungiee menyebut dengan penghentian TV analog, sang ibu dan adik tak bisa menonton TV analog.
"Kasian mamah gue sama adek gue, nggak ada hiburan,nggak bsa nnton tv lagi hemmmm dia nggak punya hp," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga