Suara.com - Kreativitas anak bangsa kembali membanggakan dengan menghasilkan platform E-Kamling.
Platform hasil kreativitas NSC Tech, menciptakan sistem elektronik keamanan lingkungan yang terintegrasi dengan IoT (Internet of Things).
Tidak percuma, E-Kamling berhasil menyabet juara pertama dalam kategori Hands on Workshop di ajang IoT Creation 2022.
Tidak hanya itu, satu lagi karya anak bangsa yang membanggakan adalah Agritronz yang berhasil menjadi juara di kategori Smart Solution Hunts.
Platform Smart of Things (IoT) pada bidang pertanian hortikultura yang mengintegrasikan platform New Renewable Energy berbasis Solar Cell System dan sistem manajemen data.
Ajang ini digagas Direktorat Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, bekerjasama dengan Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI).
Hal ini tak lepas dari besarnya potensi pemanfaatan teknologi IoT di tengah geliat transformasi digital dan perwujudan Indonesia 4.0.
Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail, menyampaikan bahwa tren percepatan digitalisasi membuka peluang reorientasi pertumbuhan di berbagai sektor, menjadi lebih efisien dan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.
“Peran konektivitas data berbasis internet kecepatan tinggi (broadband) telah banyak mengubah cara berbisnis para pelaku usaha dewasa ini. Termasuk di sektor perindustrian,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (3/11/2022).
Baca Juga: Startup Lokal Bangkitkan UMKM Mitra Jahit dan Kain Nusantara
Proses bisnis dan proses produksi semakin terotomatisasi, antara lain melalui penerapan teknologi IoT, antarmuka mesin-ke-mesin dan manusia-ke-mesin, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Big Data Analytics, dan berbagai teknologi canggih lainnya.
Menurut Ismail, pemanfaatan IoT secara masif ini, akan membuka peluang bagi karya anak bangsa untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Solusi IoT karya anak bangsa diharapkan terus mendominasi sehingga mampu bersaing dengan aplikasi dari luar Indonesia.
Menurutnya, berbagai masalah yang ada di Indonesia, terbilang khas dan memiliki keunikan tersendiri.
"Hal inilah yang diharapkan akan terus mendorong kreativitas anak bangsa untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada, melalui kehadiran solusi teknologi yang nyata,” dia melanjutkan.
Sementara itu, Ketua Asosiasi IoT Indonesia (Asioti), Teguh Prasetya menuturkan, kegiatan ini hadir untuk menggali potensi dari anak bangsa agar terus berinovasi dan mengedepankan solusi yang bisa menecahkan masalah yang ada di sekeliling kita.
"Beragamnya solusi IoT yang ada, ditambah mulai berakhirnya pandemi, membuat IoT menjadi solusi andalan yang dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai permasalahan sehari-hari,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123