Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah mematikan siaran TV analog menjadi TV digital, atau analog switch off (ASO), di 230 kabupaten/kota dari total 514 kabupaten/kota per 2 November 2022.
Wilayah tersebut termasuk Jabodetabek yang dimatikan tadi malam dengan rincian Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kep. Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Depok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan
Per 5 Oktober sudah ada 35 kabupaten/kota yang sudah dilayani siaran TV digital oleh TVRI.
Selanjutnya ada delapan kabupaten/kota yang sudah lebih dulu dimatikan per 30 April 2022 meliputi Riau (Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti), Nusa Tenggara Timur: Kabupaten Timur Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka), dan Papua Barat (Kota Sorong, Kabupaten Sorong).
Lalu ada 173 kabupaten/kota yang berada di daerah pelosok atau wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar) yang langsung menerima siaran TV digital karena sebelumnya tidak mendapatkan siaran TV analog.
"Di Indonesia terdapat 112 wilayah siaran terestrial di 341 kabupaten dan kota. Itu berarti ada 173 kabupaten/kota yang tidak ada layanan siaran televisi terestrial saat ini. Sehingga mulai saat ini, pengembangan di 173 wilayah kabupaten/kota tersebut hanya dibolehkan untuk siaran televisi digital," kata Menkominfo Johnny G. Plate saat konferensi pers di Kantor Kominfo, Jakarta, Kamis (3/11/2022) dini hari.
Plate melanjutkan, dari 112 wilayah siaran telah dibangun 285 infrastruktur multipleksing. Dari keseluruhan, 91 infrastruktur dimiliki lembaga penyiaran publik (LPP) TVRI.
Dari 91 itu, 20 infrastruktur MUX dimiliki TVRI. Sedangkan 71 infrastruktur MUX dibangun oleh Kominfo yang diperuntukkan untuk TVRI.
"Dan ini menyebar di seluruh wilayah tanah air kita, termasuk di wilayah-wilayah 3T yang belum merasakan siarannya. Saat ini mereka loncat setahap, menonton TV digital tanpa lewat analog," jelasnya.
Baca Juga: Mahfud MD Ancam Cabut Izin RCTI Dkk Jika Masih Gelar Siaran TV Analog
Berita Terkait
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
-
Tak Bisa Dikorting! Johnny G Plate Tetap Dihukum 15 Tahun Bui Terkait Skandal Proyek BTS Kominfo
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah