Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan kalau Telkomsel menjadi operator pemenang dalam lelang pita frekuensi 2.1GHz.
Hal ini dilakukan setelah berakhirnya masa sanggah dan tidak adanya sanggahan yang masuk, terhadap pengumuman hasil seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022 yang diumumkan 6 Oktober lalu.
"Maka Menteri Komunikasi dan Informatika telah menetapkan PT Telekomunikasi Selular sebagai Pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022," kata Kominfo dalam siaran pers yang diterima, Jumat (4/11/2022).
Sebelumnya, Kementerian Kominfo mengumumkan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,1GHz yang diikuti oleh dua operator seluler, yaitu Telkomsel dan XL Axiata.
Objek yang diseleksi pada lelang tersebut berupa satu blok pita frekuensi radio 5 Mhz FDD (2 x 5 MHz) pada rentang 1975-1980 MHz berpasangan dengan 2165-2170 MHz. Cakupan pita frekuensi radio tersebut adalah nasional.
Pada lelang itu, Telkomsel memberikan harga penawaran yang lebih tinggi dari XL Axiata, yaitu Rp 605.056.000.000 per blok. Sementara XL Axiata menawar Rp 540.000.000 per blok.
Kemudian Kementerian Kominfo memberikan kesempatan kepada kedua operator seluler yang mengikuti lelang untuk memberikan sanggahan dalam satu hari setelah pengumuman hasil seleksi.
Sanggahan tertulis itu harus disertai dengan bukti yang kuat dan diberikan kepada Sekretariat Tim Seleksi paling lambat pada 7 Oktober 2022 pukul 15.00.
Jika kedua peserta lelang tidak memberikan sanggahan, Tim Seleksi akan melaporkan usulan penetapan pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1GHz kepada Menteri Kominfo.
Baca Juga: Dorong Kemajuan Industri Game Lokal, Erick Thohir: Bukan Memusuhi Konten Asing
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN