Suara.com - Seorang lelaki asal Washington, Amerika Serikat, mengaku tidak bersalah atas tudingan percobaan pembunuhan, usai mengubur istrinya hidup-hidup hingga menghancurkan Apple Watch karena telah memanggil polisi.
Chae An (53) mengaku tidak bersalah atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat pertama, penculikan kekerasan dalam rumah tangga tingkat pertama, dan serangan kekerasan dalam rumah tangga tingkat pertama.
Diduga hak ini dia lakukan terhadap istrinya sendiri, Young An, seperti diwartakan Apple Insider, Senin (7/11/2022).
Awalnya, Chae An adalah orang yang pertama kali menyerang dan mengikat An dengan lakban. Meski mulutnya disumpal, Young An berhasil menelepon polisi lewat Apple Watch.
Tapi suaminya malah menculik An beberapa saat sebelum petugas tiba di lokasi kejadian.
Shannon Barnes dari Kepolisian Lacey mengatakan kalau Apple Watch itu memanggil mereka dengan status 'unknown trouble call'.
Dokumen pengadilan mengungkap kalau Chae An berusaha menghancurkan Apple Watch dari pergelangan tangan istrinya dengan palu. Tetapi panggilan itu tetap aktif.
Bahkan, rekaman panggilan darurat Young An sempat diakhiri dengan suara dari polisi yang sudah masuk ke dalam rumah.
Chae An lalu kabur dengan membawa istrinya dalam keadaan terikat dan berhasil melewati mobil polisi di jalan.
Baca Juga: Nyawa Sopir Ini Selamat Berkat Jam Tangan Apple yang Baru Dibeli Sepekan
Diduga Chae An berkendara ke hutan sekitar tujuh mil dari rumah dan mengubur istrinya. Lalu dia menutupinya dengan tanah dan ranting-ranting yang berserakan.
Jaksa pun mengklaim kalau Chae An sempat menikam Young An di bagian payudara.
Beberapa jam kemudian, Young An berhasil kabur dari lubang itu dan berlari melewati hutan sebelum mencari bantuan.
Seorang deputi datang ke tempat kejadian dan menemukan Young An bersembunyi di balik gudang.
"Ketika Young menyadari bahwa deputi itu adalah penegak hukum, dia berlari ke arah mereka, berteriak, dan minta tolong," kata dokumen pengadilan.
Dia kemudian menghampiri deputi itu dengan panik dan mengungkap kalau suaminya telah mencoba membunuh dia.
Polisi kemudian menemukan Chae An di hutan. Pecahan Apple Watch juga ditemukan menempel di lakban yang ada di tempat kejadian.
Young An dapat melakukan panggilan darurat dengan menekan tombol samping di Apple Watch lebih dulu.
Sebenarnya, tombol itu bukan berfungsi sebagai panggilan darurat, tetapi Young An sudah mengubahnya.
Fitur itu juga bisa mengirimkan pesan teks ke kontak terdekat yang juga sudah disiapkan dari awal oleh Young An.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara