Suara.com - YouTube mulai menghadirkan Shorts di TV pintar setelah mereka berhasil mengembangkan konten tersebut untuk para pengguna smartphone.
"Hari ini, kami memperluas akses menonton Shorts ke platform kami yang paling cepat berkembang yakni TV," kata Chief Product Officer YouTube Neal Mohan dikutip dari unggahan blog resmi YouTube, Selasa (8/11/2022).
UX Directors YouTube Brynn Evans serta Melanie Fitzgerald dalam blog yang sama mengungkapkan jalan panjang YouTube untuk menghadirkan Shorts ke TV.
Salah satu penyebabnya karena tampilan Shorts yang vertikal rasanya nampak tidak pas dengan tampilan TV yang horizontal. Pendapat penonton dan kreator Shorts juga memainkan peranan yang penting untuk menghadirkan konten video pendek itu di layar TV.
Menariknya ternyata banyak dari pengguna fitur Shorts yang menantikan kehadiran Shorts di TV.
"Ada keuntungan yang menarik dari menonton Shorts di layar yang horizontal. Mereka lebih mudah ditonton bersama dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman," ungkap kedua UX Directors itu.
Alasan YouTube menghadirkan Shorts di TV pun semakin kuat ketika ternyata Shorts dinilai pengguna bisa memberikan pengalaman menyenangkan untuk mengatur tontonan menggunakan remot.
Dibandingkan mengandalkan fitur Autoplay, dalam survei itu banyak pengguna yang menantikan pengalaman memutar Shorts secara manual menggunakan remot TV sehingga membuat layanannya terasa lebih interaktif.
Setelah berhasil menemukan formula desain tampilan yang tepat, akhirnya YouTube memutuskan untuk menghadirkan Shorts di TV.
Baca Juga: Cara Berlangganan Unlimited YouTube Shorts Rp 1, Murahnya Kebangetan
Layanan ini akan dirilis secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan di model-model TV pintar yang mulai dirilis 2019 hingga keluaran terbaru. [Antara]
Berita Terkait
-
Kritik Akademik vs Kritik Politik: Antara Informasi Instan dan Matinya Pemahaman Konteks
-
Saling Kirim Video Pendek, Shenina Cinnamon Panggil Angga Yunanda Suam!
-
15 Detik yang Membahayakan: Kecanduan Video Pendek Merusak Otak?
-
Dominasi Konten Video Pendek dalam Aktivitas Digital Gen-Z
-
Cara Bikin Konten Video Pendek Lebih Menarik di YouTube Shorts
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar