Suara.com - Pengguna Oppo harus mengecek garansi perangkat secara berkala untuk mengetahui apakah garansi tersebut masih berlaku atau tidak. Cara cek garansi Oppo sangat mudah dilakukan.
Masa berlaku garansi sendiri dimulai ketika pengguna membuka dus ponsel tersebut. Pengguna harus membaca syarat dan ketentuan mengenai garansi Oppo agar tidak kebingungan saat klaim.
Namun sebelum pergi ke konter resmi untuk mengklaim garansi, pengguna harus mengecek garansi Oppo apakah masih dalam masa garansi atau tidak.
Untuk cek garansi Oppo, pengguna hanya perlu melihat IMEI yang ada di ponsel. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini cara cek garansi Oppo melalui IMEI:
- Buka Settings.
- Pilih menu About Phone.
- Klik Phone Status.
- Gulir ke bawah untuk melihat nomor IMEI.
- Catat nomor IMEI untuk mengecek garansi Oppo.
Setelah mengetahui nomor IMEI HP Oppo, pengguna dapat mengecek garansinya melalui langkah-langkah di bawah ini:
- Kunjungi alamat https://support.oppo.com/id/check/ melalui browser.
- Ketik nomor IMEI pada kolom yang tersedia.
- Klik Captcha dan pilih opsi Periksa Sekarang.
- Pengguna akan secara otomatis menerima pemberitahuan tentang masa garansi Oppo.
Untuk mengklaim garansi HP Oppo, pengguna harus membaca kebijakan di bawah ini:
- Harus menyertakan ponsel dan semua kelengkapannya.
- Harus membawa faktur pembelian.
- Jika pengguna kehilangan faktur atau bukti pembelian dan tidak dapat memberikan salinan faktur atau bukti pembelian yang valid, maka Oppo akan membandingkan tanggal tepat 3 bulan setelah tanggal produksi produk dan tanggal kartu E-warranty yang terdaftar, lalu memilih tanggal yang menguntungkan sebagai tanggal pembelian.
- Beberapa aksesori seperti buku panduan, kartu garansi, dan pelindung ponsel tidak tercakup dalam garansi ini.
- Produk yang dibeli di luar Indonesia tidak mendapatkan servis garansi di OPPO Service Center Indonesia.
- Perbaikan unit yang berasal/dibeli dari luar Indonesia dan mengharuskan penggantian komponen spare part akan dikenakan sebagai servis berbayar serta perbaikan akan dilakukan maksimal paling lama dua bulan dengan mempertimbangkan keberadaan komponen spare part pengganti dari luar negeri.
- Aksesoris (casing kulit, anti gores, atau casing pelindung) dan sejenisnya yang dapat menyebabkan produk mengalami gagal fungsi, sehingga tidak dapat berfungsi normal, tidak boleh dijadikan syarat penggantian unit produk. Tetapi pengguna dapat mengajukan penggantian aksesori tanpa mengganti unit produk di OPPO Service Center secara gratis.
Selain itu, pengguna juga harus memahami bahwa garansi tidak akan berlaku jika terjadi hal-hal di bawah ini:
- Melewati batas waktu masa garansi.
- Tidak ada kartu garansi dan bukti pembelian yang valid, tetapi dapat berlaku pengecualian jika pelanggan dapat membuktikan bahwa produk masih dalam masa garansi.
- Komitmen garansi resmi non-OPPO, seperti komitmen secara verbal oleh dealer, dll.
- Kerusakan produk akibat penggunaan yang tidak benar (misalnya terjatuh, tertekan, terkena cairan, dll).
- Kerusakan dan malfungsi akibat bencana yang tidak dapat dihindari (misalnya banjir, kebakaran, gempa, petir, dan kecelakaan lalu lintas).
- Kerusakan akibat pengguna tidak menggunakan dan memelihara produk sesuai dengan petunjuk penggunaan, seperti penggunaan pada suhu ekstrem, penggunaan aksesori non-OPPO, dll.
- Kerusakan alami akibat pemakaian sehari-hari (misalnya casing, tombol, layar, aksesori, dll).
- Kerusakan akibat pembongkaran dan/atau perbaikan di luar OPPO Service Center resmi, modifikasi, melakukan rooting, dan penggunaan unit yang tidak benar.
Bagi pengguna yang ingin mengklaim garansi Oppo, maka pengguna harus mengetahui cara cek garansi Oppo terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan. (Damai Lestari)
Baca Juga: Daftar 4 HP Rp 1 Jutaan Terbaru di Indonesia November 2022
Berita Terkait
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Find X9 Ultra akan Rilis Maret 2026, Usung Kamera Utama Sony Lytia 901 Resolusi 200 MP
-
6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
-
5 HP OPPO RAM Besar dan Tahan Air Harga Rp2 Jutaan untuk Pekerja Lapangan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA