Suara.com - Merek HP iQoo, Jumat (18/11/2022) mengumumkan kehadiran resminya di Indonesia. Pengumuman ini disampaikan tak lama setelah akun media sosial perusahaan memastikan akan meluncurkan iQoo 11 5G di Indonesia pada Desember mendatang.
Dalam siaran persnya yang diterima di Bogor, iQoo Indonesia mengatakan akan menjadi merek yang mengandalkan HP berperforma tinggi dan gaming.
“Sekarang, iQoo akhirnya resmi masuk ke pasar Indonesia dan kami tidak sabar untuk dapat bertumbuh bersama dengan komunitas kami, dan berkembang lebih jauh bersama industri smartphone berperforma tinggi," kata CEO iQoo Indonesia, Aaron Mao.
Pada bulan depan iQoo 11 5G dengan Snapdragon 8 Gen 2 akan meluncur di Indonesia. Gawai ini akan sesuai dengan strategi produk perusahaan yang diuraikan di atas.
Sementara untuk pemasaran dan distribusi, iQoo akan mengandalkan platform online. Berdasarkan perkiraan GlobalData, pasar e-commerce Indonesia akan tumbuh sebesar 23,8% pada tahun 2022, dengan penjualan e-commerce mencatat pertumbuhan berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir yang didukung oleh penetrasi internet dan smartphone yang semakin luas di seluruh Indonesia.
Mengikuti perubahan tersebut, iQoo akan fokuskan penjualan produknya melalui platform online untuk memastikan konsumen mendapat pengalaman yang lebih cepat dan nyaman.
"Dalam waktu dekat, konsumen dapat menemukan produk iQOO di berbagai platform e-commerce," jelas iQoo dalam siaran persnya.
Sementara untuk menjamin kualitas terbaik, layanan purnajual iQOO akan tersedia di penjuru Indonesia dan didukung teknisi berpengalaman dan profesional.
Resmi diluncurkan di Tiongkok untuk pertama kalinya pada tahun 2019 dan India di tahun 2020, iQoo telah merilis jajaran smartphone yang menonjolkan performa luar biasa di kedua pasar tersebut melalui Seri Angka (iQOO 10, 9, 8, 7, dan 3), Seri Neo dan Seri Z.
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi iQoo 11 5G yang Dirilis ke Indonesia Desember
Berita Terkait
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
-
Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam
-
Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat
-
Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi