Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:01 WIB
Goa Safarwadi Tasikmalaya (Traveloka)
Baca 10 detik
  • Kisah Goa Safarwadi Tasikmalaya tembus ke Mekkah hanyalah sebuah mitos.

  • Secara ilmiah lorong Goa Safarwadi Tasikmalaya tidak terhubung ke Mekkah.

  • Goa Safarwadi Tasikmalaya merupakan situs sejarah dakwah Syekh Abdul Muhyi.

Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan narasi mengenai Goa Safarwadi yang terletak di Desa Pamijahan, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Konon, Goa safarwadi ini disebut-sebut memiliki jalan pintas yang bisa tembus langsung ke tanah suci Mekkah hanya dalam waktu 1,5 jam saja.

Kabar ini sontak memancing rasa penasaran warganet. Namun, benarkah ada lubang fisik yang menghubungkan Jawa Barat dengan Arab Saudi?

Antara Mitos Jalur Gaib dan Karamah Wali

Melansir berbagai sumber, narasi perjalanan 1,5 jam menuju Mekkah lewat goa ini memang sering terdengar di kalangan peziarah.

Namun, menurut penuturan peziarah senior Uni Furqon, kisah tersebut sebenarnya merujuk pada cerita turun-temurun mengenai karamah (kemuliaan spiritual) para wali, bukan jalur fisik yang bisa dilalui orang awam.

Goa Safarwadi Tasikmalaya (Traveloka)

Secara ilmiah, belum ada bukti bahwa lorong di Goa Safarwadi benar-benar tembus secara geografis ke Mekkah.

Cerita tersebut lebih menekankan pada "perjalanan batin" atau keajaiban yang dialami oleh tokoh penyebar Islam di tanah Sunda, Syekh Abdul Muhyi.

Jejak Dakwah Syekh Abdul Muhyi

Baca Juga: 6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

Goa Safarwadi bukan sekadar lubang di bawah tanah. Tempat ini merupakan situs sejarah penting tapak tilas Syekh Abdul Muhyi, ulama besar abad ke-17.

Konon, beliau menemukan goa ini setelah mengikuti petunjuk gurunya, Imam Sanusi, untuk mencari tempat dengan tanda khusus, yakni jika menanam setangkai padi dan hasilnya tetap setangkai, maka di sanalah tempatnya.

Goa ini berada di kaki Gunung Mujarod. Di sinilah sang wali sering melakukan takarub atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Fungsi Goa: Dari Tempat Semedi hingga Wisata Religi

Dahulu, pada masa Syekh Abdul Muhyi, goa ini berfungsi sebagai tempat kaderisasi dan pendidikan Islam (perpustakaan), serta tempat pertemuan para wali dari berbagai daerah seperti Cirebon, Banten, hingga Surabaya.

Kini, fungsi Goa Safarwadi telah berkembang. Selain sebagai tempat untuk mengenang perjuangan para aulia dan mencari keberkahan, goa ini juga menjadi penggerak roda ekonomi penduduk setempat melalui sektor wisata religi.

Load More