Suara.com - Sigma Battle Royale saat ini menjadi salah satu mobile game yang mendapat banyak perhatian gamer. Pasalnya, game bergenre battle royale itu disebut mirip dan bahkan menjiplak Free Fire. Untuk mengetahui lebih lanjut, pemain harus mengetahui fitur-fitur yang ditawarkan oleh Sigma Battle Royale.
Fitur Sigma Battle Royale tidak kalah menarik untuk ukuran mobile game yang tersandung kasus. Banyak pemain percaya bahwa Sigma Battle Royale memplagiat Free Fire sehingga game itu dihapus dari Google Play Store.
Terlepas dari hal itu, berikut ini tiga fitur Sigma Battle Royale yang harus diketahui oleh pemain:
1. Tampilan awal
Tak heran jika Sigma Battle Royale disebut menjiplak Free Fire. Tampilan awal game ini memang terlihat mirip dengan game besutan Garena tersebut. Perbedaannya hanya berada di bagian visual.
Meski begitu, fitur tampilan awal yang disajikan Sigma Battle Royale lebih berwarna jika dibandingkan Free Fire. Sigma Battle Royale juga menyuguhkan tone warna yang berbeda.
2. Menu pengaturan
Pengembang Sigma Battle Royale tampaknya tidak ingin membuat pemain baru kecewa. Pada bagian menu pengaturan, Sigma menawarkan pilihan grafik hingga tingkat maksimal.
Berbeda dengan Sigma Battle Royale, Free Fire harus menunggu beberapa tahun untuk bisa menyuguhkan grafis maksimal.
Baca Juga: Lenyap dari Play Store, Begini Cara Download Sigma Battle Royale
Fitur ini tentu sangat disukai oleh pemain mobile game bergenre battle royale.
3. Senjata dan item
Sama seperti game battle royale lainnya, Sigma Battle Royale juga menyediakan berbagai senjata dan item menarik di dalam game saat pertandingan berlangsung.
Item-item yang dihadirkan di dalam Sigma Battle Royale memang menyerupai item pada game FF. Namun, Sigma Battle Royale tidak memiliki airdrop untuk menembus langit dan drone untuk memberikan informasi kepada pemain lain.
Ada alasan tersendiri mengapa Sigma Battle Royale dihapus di Play Store. Bukan karena adanya komplain dari manajemen Garena Free Fire, melainkan Google sendiri yang menghapus game tersebut dari Play Store.
Ini karena pengembang Sigma Battle Royale, yaitu Studio Arm dianggap tidak mematuhi Kebijakan Program Pengembang Google.
Berita Terkait
-
Inspirasi 55 Nama FF Keren untuk Anda Gunakan! Cek Daftar ID Free Fire Unik Berikut
-
Evos Divine Juara Piala Presiden Esports 2022 Free Fire
-
Free Fire Rilis Event Spesial Berhadiah Item JKT48
-
Trik Revive dan Heal yang Benar di Free Fire, Solusi Bertahan Hidup Lebih Lama
-
Cara Main Free Fire Max di Komputer
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular