Suara.com - Game Sigma Battle Royale saat ini tengah menjadi perbincangan hangat dan sedang dicari oleh banyak pemain. Bukan tanpa sebab, pasalnya game dengan genre battle royale tersebut disebut meniru Free Fire. Hingga saat ini, Sigma Battle Royale tidak bisa ditemukan karena telah dihapus Google Play Store.
Selain game yang menuai perhatian, pengembang dibalik game tersebut pun tak kalah misterius. Sigma Battle Royale dikembangkan oleh Studio Arm Private Limited. Saat ini, masih sangat minim informasi yang bisa diperoleh tentang studio yang mengembangkan game battle royale tersebut.
Segelintir informasi yang terkait dengan Studio Arm Private Limited hanya bisa ditemukan melalui situs scamsg.com.
Situs pendeteksi scam berbasis di Singapura tersebut menyediakan tabel informasi tentang pengembang Sigma Battle Royale.
Diketahui bahwa Studio Arm Private Limited adalah perusahaan yang aman karena saat ini tidak ada pihak lain yang menganggap studio tersebut sebagai bentuk penipuan atau scam.
Studio Arm Private Limited adalah perusahaan yang terdaftar di Singapura di bawah ACRA dengan nomor UEN 202138611H. UEN merupakan nomor identifikasi standar suatu entitas dan UEN tersebut diterbitkan pada 8 November 2022 untuk Studio Arm Private Limited.
Selain itu, situs tersebut juga mencakup alamat di mana gedung Studio Arm Private Limited berdiri, yaitu One Raffles Place.
Menurut laman The Grid pada Rabu (30/11/2022), per 1 Maret 2020 Studio Arm Private Limited tidak terlibat dalam litigasi apa pun berdasarkan catatan publik Mahkamah Agung Singapura. Perusahaan ini telah beroperasi selama satu tahun di Singapura sejak didirikan pada 2021.
Hilangnya Sigma Battle Royale di Play Store bukan tanpa sebab. Meskipun rumor mengatakan bahwa manajemen Free Fire yang mengkritik kemiripan game tersebut, namun rupanya Google sendiri yang menghapus Sigma Battle Royale dari Play Store.
Baca Juga: 5 Perbedaan Sigma Battle Royale dan Free Fire yang Harus Diketahui
Menurut Google, Studio Arm Private Limited tidak mematuhi Kebijakan Program Pengembang Google.
Oleh karena itu, jika Studio Arm Private Limited ingin Sigma Battle Royale kembali tersedia secara resmi di Google Play Store, pengembang tampaknya harus merombak keseluruhan game.
Berita Terkait
-
5 Perbedaan Sigma Battle Royale dan Free Fire yang Harus Diketahui
-
3 Fitur Sigma Battle Royale, Game Mirip Free Fire yang Raib di Play Store
-
Alasan Kenapa Sigma Battle Royale Raib dari Google Play Store, Jiplak Free Fire?
-
Inspirasi 55 Nama FF Keren untuk Anda Gunakan! Cek Daftar ID Free Fire Unik Berikut
-
Cara Main Free Fire Max di Komputer
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis