Suara.com - Calgary, Alberta, perusahaan teknologi kesehatan hewan, Sylvester.ai, telah mengembangkan aplikasi bernama Tably.
Aplikasi ini menggunakan kamera ponsel yang bisa mengetahui apakah seekor kucing merasakan sakit.
Aplikasi melihat posisi telinga dan kepala, penyempitan mata, ketegangan moncong, dan bagaimana kumis berubah, untuk mendeteksi kesusahan.
Sebuah studi 2019 yang diterbitkan dalam jurnal peer-review Scientific Reports menemukan bahwa apa yang disebut 'skala meringis kucing', atau FGS, adalah alat yang valid dan andal untuk penilaian nyeri akut pada kucing.
"Ini membantu pemilik kucing manusia mengetahui apakah kucing mereka kesakitan atau tidak," kata Miche Priest, pemimpin usaha Sylvester.ai.
"Kami dapat melatih mesin menggunakan pembelajaran mesin dan serangkaian gambar," tambahnya dilansir laman Gadget360, Jumat (16/12/2022).
Aplikasi ini dapat membantu dokter hewan muda, kata Dr. Liz Ruelle dari Wild Rose Cat Clinic di Calgary, tempat pengembang melatih algoritme tersebut.
"Saya suka bekerja dengan kucing, selalu tumbuh dengan kucing," katanya.
"Untuk kolega lain, lulusan baru, yang mungkin belum memiliki banyak pengalaman, mengetahuinya bisa sangat menakutkan - apakah pasien Anda sakit?" tambahnya.
Baca Juga: Cara Mematikan Notifikasi Aplikasi yang Tidak Diperlukan, Anti Semrawut
Sebuah aplikasi yang mempelajari pola dari gambar wajah kucing dapat membantu tetapi pemilik kucing juga harus melihat seluruh tubuh hewan peliharaan mereka, termasuk ekornya, untuk petunjuk tentang kesejahteraan mereka, kata Alice Potter dari badan amal hewan Inggris RSPCA.
"Kucing yang khawatir atau takut akan memegang ekor itu dengan sangat erat dan tegang. Dan selain itu, ada juga yang memikirkan perilaku mereka dalam hal apakah mereka makan, minum, buang air, tidur seperti biasanya?" jelas Alice Potter.
Berita Terkait
-
5 Aplikasi Buat Ucapan Natal 2022, Kreasikan Sendiri Kartu Selamat Hari Natalmu
-
Apple Berencana Hadirkan Fitur Instal Aplikasi di Luar App Store ala Android
-
Delapan Aplikasi Bawaan Xiaomi yang Tak Bisa Dihapus dari MIUI 14
-
Fitur Ganti Password Seharusnya Mengingatkan, Bukan Menggantikan
-
China Menonaktifkan Aplikasi Pelacakan Covid-19 Nasional
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta
-
Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta