Suara.com - Firma riset pasar Populix baru saja menerbitkan laporan soal rencana masyarakat Indonesia dalam melakukan perjalanan liburan akhir tahun.
Hasil survei menunjukkan bahwa 87 persen masyarakat Indonesia memiliki rencana berlibur pada akhir tahun.
"Tingginya minat masyarakat untuk berlibur pada akhir tahun ini tentunya diharapkan akan membantu mempercepat pemulihan sektor pariwisata yang selama dua tahun belakangan mengalami penurunan,” ujar Eileen Kamtawijoyo selaku Co-Founder dan COO Populix dalam keterangan resmi, Senin (19/12/2022).
Survei mengungkap, Traveloka jadi aplikasi perjalanan online paling banyak dipilih responden untuk memesan tiket transportasi dengan persentase 67,5 persen. Disusul Tiket.com dengan persentase 31 persen.
Pembelian tiket melalui aplikasi perjalanan saat ini diminati oleh 40 persen masyarakat Indonesia karena kemudahan dalam penggunaan aplikasi (68 persen), proses mudah dan cepat (60 persen), serta mendapatkan harga termurah (53 persen).
Temuan lainnya yakni Traveloka (67,5 persen) dan Tiket.com (21 persen) merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk memesan akomodasi.
Masyarakat biasanya memesan akomodasi secara online melalui aplikasi perjalanan (38 persen) karena kemudahan dalam penggunaan aplikasi (67 persen), proses mudah dan cepat (65 persen), serta menawarkan berbagai metode pembayaran (57 persen).
Kemudian sebanyak 96 persen masyarakat memilih untuk menikmati liburan di dalam negeri pada akhir tahun ini, dengan destinasi paling favorit meliputi Bali (20 persen), Yogyakarta (17 persen), Bandung (15 persen), dan Lombok (13 persen).
Sedangkan di antara 4 persen masyarakat yang berencana untuk menghabiskan liburan akhir tahun mereka di luar negeri cenderung memilih Singapura (36 persen), Thailand (19 persen), dan Saudi Arabia (12 persen).
Baca Juga: Siap Temani Galaumu, Inilah 5 Aplikasi Streaming Drakor Gratis Terlengkap
Meskipun mayoritas masyarakat telah memiliki rencana untuk berlibur, sebanyak 13 persen masyarakat memilih untuk tidak berlibur pada akhir tahun ini.
Alasan terbesar yang menyebabkan masyarakat tidak akan melakukan perjalanan akhir tahun yaitu anggaran terbatas (61 persen).
Selain itu, sebagian masyarakat juga memiliki kekhawatiran dengan situasi kesehatan yang masih tidak menentu (20 persen), tidak memiliki teman untuk melakukan perjalanan (16 persen), adanya isu seputar kemungkinan resesi yang akan terjadi tahun depan (15 persen), dan sulit mendapatkan cuti dari kantor (15 persen).
Mayoritas (59 persen) masyarakat yang tidak berlibur juga belum memiliki rencana pada akhir tahun, sementara 35 persen masyarakat berencana untuk mengunjungi teman atau keluarga.
Berita Terkait
-
Cara Memindahkan Aplikasi ke Kartu SD di Android, Gampang Banget!
-
5 Aplikasi Buat Ucapan Natal 2022, Kreasikan Sendiri Kartu Selamat Hari Natalmu
-
Apple Berencana Hadirkan Fitur Instal Aplikasi di Luar App Store ala Android
-
Cara Kirim Pesan WhatsApp ke Nomor Sendiri, Tak Perlu Web atau Aplikasi Tambahan
-
Delapan Aplikasi Bawaan Xiaomi yang Tak Bisa Dihapus dari MIUI 14
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali