Suara.com - Twitter mengumumkan bahwa jumlah tampilan untuk tweet sekarang dapat dilihat di iOS dan Android dan akan segera hadir di web.
Fitur ini memungkinkan melihat berapa kali seseorang melihat tweet kamu, atau orang lain, meskipun ada beberapa pengecualian.
Saat berada di aplikasi, kamu sekarang melihat penghitung tampilan di samping jumlah komentar, retweet, dan suka.
Menurut FAQ Twitter, tidak setiap tweet memiliki jumlah penayangan yang terlihat.
Tweet komunitas, tweet Lingkaran Twitter, dan tweet "lama" tidak akan memiliki data yang tersedia.
Adapun apa yang dianggap sebagai tampilan, sepertinya pada dasarnya setiap kali tweet kamu muncul di layar seseorang (bahkan jika itu milik Anda).
"Siapa pun yang melihat Tweet Anda dihitung sebagai satu kali dilihat, di mana pun mereka melihat Tweet Anda (mis. Beranda, Penelusuran, Profil, Tweet yang disematkan di artikel, dll.) atau apakah mereka mengikuti Anda atau tidak. Bahkan seorang penulis yang melihat Tweet-nya sendiri dianggap sebagai penayangan," jelas Twitter.
Jika seseorang melihat cuitan kamu dari web dan kemudian di ponsel, itu terhitung dua tampilan, sebagaimana melansir laman The Verge, Senin (26/12/2022).
Sebetulnya ini bukan hal baru karena pemilik akun bisa mengaktifkan analitik dan melihat berapa banyak "tayangan" yang diperoleh tweet kamu.
Baca Juga: Elon Musk Hapus Fitur Pencegahan Bunuh Diri Twitter
Ketika Musk mengumumkan fitur tersebut pada 1 Desember, dia menyiratkan bahwa dia mencoba membuat postingan teks dan gambar platform tersebut seperti postingan video, yang sudah memiliki jumlah penayangan publik.
Dia juga mengatakan bahwa itu dimaksudkan untuk menunjukkan seberapa "hidup" platform itu, dan hanya dengan melihat balasan dan suka tidak memberi kamu gambaran lengkap.
Tahun lalu, Instagram dan Facebook mulai membiarkan pengguna menyembunyikan jumlah suka yang didapat dari kiriman mereka, sebuah fitur yang telah diuji selama bertahun-tahun.
Bahkan YouTube, yang jumlah penayangan publiknya telah menjadi fitur penentu platform, telah mulai menyembunyikan beberapa info.
Pada 2021, YouTube menyembunyikan jumlah tidak suka publik, sehingga hanya pembuat konten yang dapat melihat berapa banyak orang yang telah mengeklik tombol jempol ke bawah di video mereka.
Berita Terkait
-
10 Pemain dan Tim Piala Dunia 2022 Terpopuler di Twitter, Ada Lionel Messi dan Argentina Ada Dalam Daftar
-
Viral, Aktor Hollywood Samuel L Jackson Ketahuan Like Video Bokep di Twitter
-
Akun Twitter Jokowi Punya Centang Abu-abu, Apa Bedanya dengan Centang Biru dan Emas?
-
Lama Tak Muncul Di Twitter, Kaesang Pangarep - Erina Gudono Diam-diam Makan Bareng Menteri: Ada Apa?
-
Twitter Memblokir Nomor Google Voice dari Autentikasi SMS, Termasuk Indonesia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali