Suara.com - Perusahaan teknologi asal Taiwan, telah memproduksi alat yang dapat menganalisis penyebab tangisan bayi untuk mempermudah orang tua apa yang dinginkan bayi mereka.
Melansir Metro, Sabtu (7/1/20223), perangkat yang diberi nama Q-bear ini dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mengungkap mengapa bayi menangis.
Dengan bekal yang dimiliki, perangkat bisa membedakan penyebab tangisan bayi akibat lapar, popok basah, mengantuk atau ingin dibujuk. Q-bear juga dapat mendeteksi tingkat ketidaknyamanan bayi agar orang tua dapat lebih memahami situasi kesehatan anak mereka.
Menurut situs web perusahaan, cuku diletakkan di boks atau diposisikan tidak jauh dari bayi. Para orang tua juga tidak perlu khawatir, karena material bahan yang digunakan diklaim aman untuk bayi.
Perangkat akan menganalisis tangisan bayi untuk menentukan satu dari empat kebutuhan dari 'indeks ketidaknyamanan'. Terjemahan Q-bear akan dirilis dalam waktu 10 detik setelah bayi menangis.
Selain itu, perangkat juga dapat mengidentifikasi apakah bayi mengantuk atau tidak nyaman untuk kemudian memutarkan musik secara otomatis.
Misalnya, dapat secara otomatis memainkan ritme dodoi atau suara seperti rahim yang dipatenkan dan beralih ke mode lampu bantuan tidur jika bayi menangis karena kelelahan.
Perangkat yang dapat menganalisa penyebab tangisan bayi ini disebut memiliki keakuratan hingga 90 persen.
Baca Juga: Duh! Cuma Andalkan Teknologi Pengenal Wajah, Polisi Salah Tangkap Pencuri Tas Mewah
Berita Terkait
-
Duh! Cuma Andalkan Teknologi Pengenal Wajah, Polisi Salah Tangkap Pencuri Tas Mewah
-
Tilang Manual Diusulkan Diterapkan Lagi, Teknologi Tilang Elektronik Diklaim Kurang Efektif
-
Teknologi Pengisian Cepat Ini Bisa Isi Baterai 100 Persen Hanya 8 Menit, Cetak Rekor!
-
Microsoft Integrasikan Teknologi ChatGPT ke Bing
-
Mengenal Apa Itu Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Tangkal Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik