Suara.com - Bos Twitter, Elon Musk pada Selasa (17/1/2023) mengatakan, bila para pengguna Twitter nantinya bisa mempersempit ruang bagi para buzzer atau akun yang kerap melemparkan isu demi kepentingan tertentu.
Dalam hal ini, miliarder yang juga pemilik Tesla tersebut mengatakan sedang memperbaiki algoritma rekomendasi pada Twitter.
Dirinya mengklaim, algoritma rekomendasi yang digunakan akan jauh lebih baik dan akan menjadi open source.
“Membuang akun yang Anda benci akan menyebabkan algoritma kami menampilkan lebih banyak akun tersebut kepada Anda, karena ini mengunci interaksi Anda,” tulis Musk dalam cuitnya, dikutip Rabu (18/1/2023).
Pekan lalu, Musk juga mengatakan bahwa algoritma “open source” Twitter akan terungkap bulan depan.
Nantinya Twitter akan menerbitkan kode rekomendasi tweet dan mengumumkannya dalam waktu dekat.
“Transparansi membangun kepercayaan,” tulis Musk.
Langkah Elon Musk dalam mengubah Twitter dibuktikan dengan kehadiran tab ‘For You’ yang mirip seperti TikTok. Tab ini memungkinkan aplikasi untuk menyajikan lebih banyak konten rekomendasi dari pengguna lain.
Namun demikian, Elon Musk juga berminat untuk mengembalikan iklan politik yang sebelumnya dilarang di Twitter sejak 2016.
Baca Juga: Fitur 'For You' Twitter ala TikTok Sudah Bisa Dicoba di Indonesia
Menarik untuk ditunggu apakah algoritma baru yang diterapkan Twitter dapat mmbuat pengguna lain lebih nyaman dari kicauan para buzzer.
Berita Terkait
-
Warganet Heran Mas Wali Sabar Hadapi Penghina Jokowi, Gibran: Santai Bang, Dimaafkan Saja
-
Kaesang Pangarep Buka Lowongan Kerja Jadi Co-Host, Syaratnya Bikin Ngakak: Memiliki Muka yang Tidak Blur di Kamera
-
Twitter Menawarkan Iklan Gratis, Tapi Ada Syaratnya
-
Mas Wali Terpilih Jadi Politikus Muda Tervokal 2022, Warganet Julid: Kalau Bukan Anak Presiden Pasti Nggak Menang
-
Pengakuan Elon Musk: Instagram Buat Orang Depresi, Twitter Bikin Emosi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua
-
Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding
-
3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam
-
KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat
-
Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?
-
Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif