Suara.com - WhatsApp dilaporkan sedang mengerjakan editor teks yang didesain ulang untuk alat menggambarnya.
Menurut Wabetainfo, dilansir laman Indiatoday, Minggu (29/1/2023), WhatsApp dilaporkan sedang mengerjakan editor teks yang didesain ulang untuk alat menggambarnya.
Fitur baru ini akan menyertakan tiga opsi, termasuk Ubah latar belakang teks, Beralih antar Font, dan Fleksibilitas dalam perataan teks.
Beralih di antara Font
Fitur ini memungkinkan pengguna beralih di antara font yang berbeda, hanya dengan mengetuk salah satu opsi font yang ditampilkan di atas keyboard.
Fitur ini akan memberi pengguna lebih banyak fleksibilitas dan kreativitas saat mengedit teks di foto, video, dan GIF.
Pembaruan baru juga akan membantu pengguna bereksperimen dengan gaya font yang berbeda, membuat pesan mereka lebih personal dan ekspresif.
Fleksibilitas dalam perataan teks
Fitur ini akan memungkinkan pengguna menyelaraskan teks mereka dengan cara yang paling sesuai dengan keseluruhan komposisi gambar, membuatnya lebih menarik secara visual.
Baca Juga: Viral Undangan Nikah Tipu-tipu lewat WhatsApp Membawa Bencana, Bisa Kuras Isi Rekening
Ubah latar belakang teks
Fitur ketiga akan memungkinkan pengguna mengubah latar belakang teks, membuatnya lebih mudah untuk membedakan teks penting.
Selain itu, pengguna juga dapat menyorot teks penting dengan mengubah warna latar belakang teks.
Editor teks baru ini sedang dalam pengembangan dan diharapkan akan dirilis pada pembaruan WhatsApp di masa mendatang.
Sementara itu, WhatsApp juga dikatakan sedang mengerjakan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengirim foto dalam kualitas aslinya.
Platform ini berencana menambahkan ikon pengaturan baru di dekat alat gambar, yang memungkinkan pengguna mengonfigurasi kualitas foto sebelum mengirimnya.
Berita Terkait
-
Cara Mengetahui Si 'Dia' Sering Chat dengan Siapa Saja di WhatsApp
-
Hadiri Acara Festival Film di Jeddah, Luna Maya Didekati Sultan Arab Hingga Bertukar WhatsApp
-
Cara Melihat Chat WhatssApp yang Sudah Dihapus Tanpa Aplikasi Tambahan
-
Daftar Aplikasi Terpopuler di Indonesia Sepanjang 2022, Bukan TikTok-WhatsApp
-
Cara Membuat 2 WhatsApp di 1 HP Tanpa Aplikasi Tambahan
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan