Suara.com - Game Roleplay atau RP belakangan ini heboh setelah viral video TikTok seorang perempuan yang dimarahi lantaran memainkan game ini. Selama ini, RP menjadi salah satu permainan yang banyak digemari orang dari berbagai kalangan, baik anak remaja ataupun orang dewasa. Lantas apa itu game RP sebenarnya?
Roleplay jika diartikan secara harfiah merupakan sebuah permainan peran. Sesuai namanya, game ini dapat dimainkan dengan cara pemain berperan seolah-olah menjadi orang lain. Biasanya, game ini dimainkan pada sejumlah platform media sosial.
Setiap pemain pun bebas memilih siapa saja karakter yang ingin mereka perankan. Supaya lebih paham apa itu game RP, bagaimana cara memainkannya dan dampaknya, simak ulasan berikut ini.
Apa Itu Game RP?
Cambridge Dictionary mendefinisikan game RP adalah kegiatan bermain peran sebagai beberapa karakter tertentu dan akan berperilaku sesuai dengan karakter tersebut. Pada umumnya, pemain RP ini akan memilih peran yang mempunyai sifat berbeda dengan dirinya di kehidupan nyata.
Game RP sendiri dapat dimainkan lewat media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Telegram. Para pemain hanya perlu membuat akun baru, lalu menentukan karakter seperti apa yang mereka ingin mainkan.
Pemain dapat berperan sebagai tokoh-tokoh terkenal atau idolanya, seperti pemain film atau anggota boyband K-Pop. Ketika berperan sebagai tokoh pilihannya, maka pemain harus mengikuti karakter dan sifat asli dari karakter tersebut.
Pemain harus berperan seolah-olah dirinya adalah tokoh idola yang sesungguhnya. Mereka harus mendalami karakter tersebut dengan cara berpura-pura melakukan beberapa kegiatan yang dilakukan idolanya tersebut. Contohnya akting, mengadakan konser, berinteraksi dengan fans, dan lainnya.
Selain melalui medsos, ada pula RP yang dapat dimainkan lewat aplikasi game tertentu. Adapun genre game jenis ini disebut pula dengan role-playing game atau RPG. Cara memainkannya tak jauh berbeda dengan RP, yaitu pemain berperan sesuai karakter yang ingin ia mainkan.
Baca Juga: Bahaya Game Roleplay di TikTok yang Viral Bagi Anak, Ketagihan hingga KBGO
Dampak Game RP
Permainan RP sering dipilih sebagai salah satu media untuk melepas penat setelah seharian melakukan rutinitas sehari-hari. Bagi beberapa orang, bertemu dengan pemain lain dan berinteraksi secara virtual dengan mereka akan membuat perasaan senang yang tidak bisa mereka temukan di kehidupan nyata.
Selain itu, game ini juga dapat mengasah kreativitas seseorang karena dalam permainan mereka harus menyusun sekenario. Sehingga orang tersebut dapat berfikir lebih kritis dan banyak memunculkan referensi sudut pandang yang membantu dalam penyelesaian masalah.
Di samping membawa dampak positif bagi pemainnya, game RP juga berdampak negatif bagi pemain. Melansir dari berbagai sumber, permainan yang sedang viral ini terbukti mengakibatkan kecanduan bagi para pemain.
Pada beberapa kasus, banyak orang yang memainkan perannya selama berjam-jam-berhari-hari, atau bahkan bertahun-tahun. Akibat bersosialisasi dengan orang lain di dunia virtual yang mungkin terasa lebih menyenabgkan dan nyaman daripada di dunia nyata.
Semakin kecanduan dengan game RP, bisa saja para pemain akan lebih fokus untuk menjalani hari sebagai karakter yang diperankannya di dalam dunia virtual tersebut. Akibatnya, bisa saja mereka melupakan identitas aslinya dan mengesampingkan tanggung jawabnya di dunia nyata. Hubungan sosial dengan orang serta lingkungan di kehidupan nyata pun dapat terganggu.
Sebenarnya, dampak negatif dari game RP ini lebih banyak dibanding manfaatnya bagi para pemain. Oleh karena itu, setiap orang diharap selalu bijak dan tau batasan ketika memainkan game ini. Sehingga saat memainkan RP kita tetap bisa merasakan kebahagiaan dengan tidak melupakan peran asli di dunia nyata.
Itu tadi ulasan tentang apa itu game RP mulai dari pengertian, cara main hingga dampak positif dan negatifnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim