Suara.com - Infinix GT 10 Pro baru saja diluncurkan ke Indonesia. Ponsel ini merupakan model GT pertama yang dikenalkan Infinix di dunia.
Infinix GT 10 Pro ini melengkapi seri lainnya seperti Infinix Smart, Hot, Note, dan Zero.
Country Marketing Manager Infinix Indonesia, Sergio Ticoalu menjelaskan kalau seri GT Infinix ini ada di antara Note dan Zero.
"GT itu kami ambil dari Gran Turismo. Nah itu kami pengin kasih lihat, Gran Turio itu kan (identik dengan) speed, kecepatan, performance," kata Sergio di sela-sela peluncuran Infinix GT 10 Pro di Jakarta, Senin (21/8/2023).
Dia lalu menjelaskan beda kata GT yang dimiliki brand Infinix ketimbang merek lain seperti Realme GT atau Poco GT.
Menurutnya, hal utama yang ditonjolkan dari seri Infinix GT ada di performa serta harga.
"Yang membedakan adalah kita kasih performance yang lebih bagus, dan harga yang lebih bagus," klaim dia.
HP Infinix GT 10 Pro sendiri ditujukan untuk para gamers di Indonesia.
"Package dari performance dan juga desain yang benar-benar positioning-nya untuk gaming, di market harga ini cuma Infinix GT 10 Pro yang ada di situ," tegasnya.
Baca Juga: Spesifikasi Infinix GT 10 Pro yang Resmi Masuk Indonesia, HP Gahar Harga Rp 3,5 Juta
Sekadar informasi, kata GT sendiri pertama kali dipakai oleh brand ponsel asal China lainnya, Realme.
Mereka debut lewat model Realme GT 5G di tahun 2021. Tak lama ada Realme GT Neo yang diposisikan setingkat di bawah seri Realme GT biasa.
Selain Realme, brand ponsel yang juga memakai kata GT adalah Poco. Mereka memperkenalkan model Poco F4 GT di Indonesia pada Juli 2022 lalu.
Spesifikasi Infinix GT 10 Pro
- Layar
Infinix GT 10 Pro mengusung layar AMOLED berukuran 6.67 inci, resolusi FHD+ 1080 x 2400 piksel, refresh rate 120Hz, kecerahan maks 900 nits, kerapatan piksel 395 PPI, dan menampung 1 miliar warna.
- Kamera
Di bagian belakang ada kamera utama 108MP dengan Autofocus, kamera makro 2MP, dan kamera depth 2MP.
Berita Terkait
-
Spesifikasi Infinix GT 10 Pro yang Resmi Masuk Indonesia, HP Gahar Harga Rp 3,5 Juta
-
Spesifikasi Realme 11 Pro 5G yang Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 5 Jutaan
-
Spesifikasi dan Harga Realme 11 Pro+ 5G yang Resmi Masuk Indonesia, HP Mewah Kamera 200MP
-
Review realme 11 Pro 5G: Bertenaga dalam Performa, Penuh Gaya untuk Penggunanya
-
Bersiap Hadapi Season Selanjutnya, Poco dan Aura Perkenalkan Line Up Pro-Player Terbaru Aura Esports
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan