Suara.com - PT Sharp Electronics Indonesia memperkenalkan rangkaian produk AC yang di produksi di Indonesia, yaitu ‘Garuda Series’.
Rangkaian GAruda Series terdiri dari beberapa tipe yaitu AC Split Basic Standard, AC Split Standard with Plasmacluster, AC Split Basic Inverter, AC Split Inverter with Plasmacluster.
Kapasitas yang tersedia mulai dari ½ PK hingga 1 PK.
Jajaran Garuda Series ini dilengkapi beberapa fitur lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan masyarakat Indonesia, diantaranya adalah:
- Teknologi Ion Plasmacluster, merupakan teknologi ion yang ditemukan dan dipatenkan oleh Sharp yang dapat menghasilkan ion positif dan negatif dan terbukti secara aktif dapat melumpuhkan virus, bakteri, jamur dan bau tak sedap yang menyebar ke seluruh ruangan sehingga udara ruangan lebih bersih dan sehat.
- Garuda Wing Airflow, fitur yang mampu memberikan hembusan udara langsung yang lebih kuat menyebar ke seluruh ruangan.
- Super Jet Mode, dengan fitur ini, AC mampu beroperasi pada kecepatan extra high untuk menurunkan suhu 5 derajat celcius dalam 5 menit, mendinginkan ruangan lebih cepat.
- Sleep Mode, program otomatis untuk dapat membuat tidur lebih nyaman, lampu LED akan dibuat redup dan kecepatan kipas dan temperatur ruangan akan disesuaikan sehingga membuat tidur nyenyak dan saat bangun tidur tidak merasakan kedinginan.
- Coanda Airflow dengan New Big Louver AC, fitur ini bermanfaat untuk konsumen yang tidak ingin hembusan udara dingin dari AC mengenai tubuh secara langsung. Louvernya akan mengarahkan hembusan udara dingin ke atas yang dapat menghasilkan sejuk yang merata di dalam ruangan.
- Copper Evaporator – Condensor, AC ini menggunakan material tembaga pada Evaporator dan Condensor yang kuat dan tahan lama hingga akan lebih mudah dalam pemeliharaan nya.
- Freon 32, merupakan Freon terbaik saat ini karena selain lebih cepat dingin, freon ini juga lebih ramah lingkungan dan memiliki suhu yang lebih baik.
President & CEO Sharp Corporation, Robert Wu mengatakan bahwa misi perusahaan adalah
meningkatkan kehidupan konsumen Indonesia modern dengan menyediakan produk ramah
lingkungan, yang menawarkan kenyamanan dan kemewahan dengan standar kualitas merek
Jepang yang luar biasa.
"Hal ini sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan standar hidup yang lebih tinggi," ujarnya.
Sharp terus memperluas bisnis secara berkesinambunngan dengan melakukan pengembangan melalui beragam teknologi dalam fasilitas produksi dan produk.
Produk AC ‘Garuda Series’ dilempar kepasaran dengan kisaran harga Rp 2.750.000 hingga Rp 3.600.000 dapat ditemukan di seluruh kanal penjualan online dan offline.
Selain pasar domestik, Sharp Indonesia pun akan mengekspor AC ‘Garuda Series’ ke negara-negara di Asia Tenggara, Timor Leste, Kepulauan Fiji, Timur Tengah dan Papua Nugini.
Baca Juga: Sharp Indonesia Catatkan Produksi Lemari Es ke-25 Juta Unit
Produk AC Garuda Series ini menjadi bagian yang diproduksi di pabrik penyejuk udara (AC) Sharp yang dibangun sejak Februari 2022.
Pabrik itu menelan investasi sebesar Rp 582 miliar, kini telah rampung dikerjakan.
Mengusung konsep ramah lingkungan, pabrik AC Sharp menempati lahan seluas 3,5 Ha dari total luas pabrik Sharp Indonesia sebesar 31 Ha yang berlokasi di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat akhirnya siap dioperasikan.
“Kami juga meningkatkan layanan purna jual kami yang tersebar di lebih 600 titik di seluruh penjuru Indonesia sebagai bukti keseriusan kami dalam melayani konsumen”, tutup Shinji Teraoka Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.
Berita Terkait
-
Jangan Boros! 6 Tips Menggunakan AC agar Tagihan Listrik Tidak Melonjak
-
Sharp Siap Gencarkan Bisnis Ponsel di Indonesia
-
Sharp Aquos V6 5G Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 3,5 juta
-
Sharp Small Tower Air Purifier, Berikan Udara Berkualitas dengan Desain Minimalis, Seharga Rp 1 Jutaan
-
Sharp Kembali Hadirkan AQUOS Game Competition, Hadiahnya Jutaan Rupiah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud