Suara.com - Sharp resmi memperkenalkan jajaran air purifier alias penjernih udara terbarunya ke Indonesia. Perangkat ini diberi nama Sharp Purefit series FX-S120Y.
Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka mengatakan kalau saat ini polusi udara tak hanya terjadi di luar ruang, namun juga di dalam ruang.
Bahkan menurut penelitian dari US Environmental Protection Agency (EPA), polusi udara yang terjadi di dalam ruang lebih berbahaya 2-5 kali ketimbang polusi udara yang terjadi diluar ruangan. Alasannya, setiap orang bisa menghabiskan 90 persen waktu mereka di dalam ruangan.
"Dilatarbelakangi hal tersebut, pada tahun 2000 Sharp Corporation memperkenalkan teknologi Plasmacluster yang dibenamkan pada produk penjernih udara sebagai jawaban dari permasalahan akan kondisi kualitas udara yang buruk," ungkap Shinji Teraoka dalam konferensi pers di Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (18/10/2023).
PSG Manager for AC dan Air Purifier PT Sharp Electronics Indonesia, Yudha Eka Putra menjelaskan, saat ini memang banyak produk-produk air purifier bermunculan.
Ia melanjutkan, Sharp sebagai pionir dalam pengembangan produk air purifier terus berinovasi guna menciptakan sebuah produk yang dapat memberikan ekstra perlindungan kesehatan konsumen setianya.
"Sharp Purefit bekerja secara efektif 210% lebih cepat dalam membersihkan udara sekaligus melumpuhkan virus, bakteri, serta debu yang melayang di udara dan menempel di perabot rumah tangga," katanya.
Fitur Sharp Purefit FX-S120Y
Penjernih udara ini hadir dalam dua warna yaitu off-white dan charcoal. Perangkat Sharp Purefit juga dikemas dalam bentuk minimalis yang cantik.
Sided suction yang ada di perangkat itu dapat menghisap udara dari dua sisi kanan dan kiri, membuat proses penjernihan udara dapat dilakukan jauh lebih cepat. Sharp Purefit series FX –S120Y juga cocok untuk ruangan besar dengan luas 84 meter persegi.
Baca Juga: Mulai Agresif di Pasar Indonesia, Sharp Pastikan Rilis 2 HP Baru Akhir Tahun
Air purifier Sharp Purefit ini juga memiliki fitur penyaring yang disebut Micro HEPA filter. Ini dapat menangkap partikel kecil berbahaya seperti PM 2,5, bulu hewan peliharaan, spora jamur dan bakteri yang berukuran 0.002 mikron dengan efektivitas 99 persen.
Adanya teknologi Plasmacluster membuatnya mampu melumpuhkan virus atau kuman yang terbang di udara atau menempel permukaan benda. Teknologi ini pun telah mendapatkan sertifikasi dari 40 lembaga di 12 negara di dunia.
Sharp Purefit series FX-S120Y memiliki fitur unggulan enam smart sensor yang dapat mendeteksi partikel PM 2.5, debu, suhu, kelembapan, cahaya dan VOC (Volatile Organic Compound) yang berbahaya untuk kesehatan.
Produk Sharp Purefit ini turut dilengkapi Plasmacluster Ion HD 25.000 yang dapat menetralkan dan menghilangkan berbagai kontaminan berbahaya di udara sehingga menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat.
Terakhir, penjernih udara Sharp Purefit series FX–S120Y bisa dihubungkan dengan smartphone lewat aplikasi Sharp Air Apps dan Google Home. Dengan ini konsumen dapat mengetahui kualitas udara dalam ruangan serta mendapatkan notifikasi penggantian filter.
Aplikasi ini pun dapat dihubungkan dengan produk AC dan Air purifier lainnya hingga 30 unit, membuat pengaturan unit dengan jumlah yang banyak menjadi lebih mudah.
Harga
Harga Sharp Purefit ini dibanderol sekitar Rp 7 juta yang tersedia pada akhir Oktober 2023 nanti. Untuk 100 pembeli pertama, Sharp memberikan bonus berupa panel vinyl dengan motif kayu untuk mempercantik interior ruangan. Ada pula cashback senilai Rp 200.000 untuk para konsumen.
Berita Terkait
-
Mulai Agresif di Pasar Indonesia, Sharp Pastikan Rilis 2 HP Baru Akhir Tahun
-
Sharp Berkunjung ke Kantor Suara.com, Bahas Produk Terbaru hingga Strategi Pemasaran
-
Pemerintah Diminta Segera Berhentikan Publikasi Polusi Udara dari Produsen Air Purifier
-
Sharp Ajak Masyarakat Nikmati Udara Bersih dengan teknologi Plasmacluster
-
Ciptakan Udara Bersih di Dalam Rumah, Ini Tips Pilih Air Purifier Terbaik
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan
-
Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau
-
Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan
-
Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya
-
Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026
-
Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan
-
8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui
-
Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa