Suara.com - Sejak beberapa bulan terakhir, kualitas udara di ibu kota dilaporkan berada pada level tidak sehat. Polutan dari emisi gas buang kendaraan menduduki peringkat teratas sebagai pengganggu kualitas oksigen (O2).
Walaupun pemerintah kini tengah berupaya untuk memperbaiki kondisi udara di DKI Jakarta, namun Anda pun bisa melakukannya mulai dari rumah sendiri.
Air Purifier merupakan perangkat elektronik yang memiliki kemampuan membersihkan udara di dalam rumah. Sejak pandemi Covid-19, penggunaan alat ini mulai marak.
Di pasaran, kini tersedia berbagai merek air purifier. Hal ini membuat masyarakat memiliki banyak pilihan. Namun pemilihan air purifier yang tepat akan memberikan kualitas udara terbaik bagi Anda dan keluarga.
Berikut hal-hal yang dapat dipertimbangkan dalam memilih air purifier:
1. Tingkat efektivitas pembersihan udara tinggi
Air purifier yang baik memiliki kemampuan jangkauan pembersihan udara yang luas yang memungkinkan untuk menjangkau area rumah seluas mungkin. Sehingga udara bersih mampu dinikmati seluruh penghuni rumah dengan maksimal.
2. Mampu menguraikan partikel berbahaya, bakteri, dan virus
Partikel berbahaya, bakteri dan virus merupakan sumber penyakit. Air purifier yang baik mampu menguraikan partikel berbahaya, bakteri, dan virus, sehingga kesehatan pengguna lebih terjaga.
Baca Juga: 5 Produk Paling Laku di Lazada untuk Tangkal Dampak Polusi Udara: Air Purifier Hingga Masker
3. Mampu mengurangi zat allergen
Zat-zat allergen, seperti debu, pastinya harus disingkirkan dari rumah, karena akan menyebabkan timbulnya alergi dan gangguan pernapasan.
4. Memiliki sertifikasi dari lembaga yang berkompeten
Air purifier yang dipilih sebaiknya telah teruji dan memiliki sertifikasi dari lembaga terkait yang berkompeten. Dengannya kemampuan air purifier tidak hanya sekedar klaim sepihak.
Air Purifier Daikin dengan Teknologi Terkini
Salahsatu air purifier yang bisa menjadi pilihan adalah air purifier Daikin tipe MC55 dan MCK55 yang dilengkapi dengan filter HEPA Elektrostatis dan Teknologi STREAMER.
Berita Terkait
-
Cemari Udara, Pemprov DKI Hukum Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Jakarta Utara
-
Kualitas Udara Kota Palembang Diklaim Membaik Karena Guyuran Hujan
-
Soal Polusi Udara, Publik Diminta Percaya Kepada Pemerintah
-
Tekan Polusi Jakarta, KLHK Siapkan Regulasi Mutu Emisi Kendaraan
-
Dampak Polusi Udara di PLTU Suralaya: Anak Saya Kena Penyakit Paru-paru, 6 Bulan harus Konsumsi Obat
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang