Saat mengedit catatan pada Huawei Notes, pengguna dapat menekan lama layar dengan stylus untuk otomatis mengubahnya ke rubber tools yang meningkatkan efisiensi dalam merapikan catatan.
Pengguna juga dapat menggunakan fitur Take Snippet untuk mengekstrak dan menyeret konten ke catatan kapan saja secara otomatis.
2. Pilih metode active note-taking untuk semakin mengasah kemampuan analisa
Metode ini mendorong seseorang untuk memikirkan berbagai kemungkinan yang dipertanyakan dalam sebuah obyek pembahasan.
Pengguna dapat memaksimalkan metode active note-taking dengan bantuan fitur Quick Note-Taking lewat ketukan Huawei M Pencil 2nd Gen secara langsung di layar tablet, bahkan saat perangkat dalam kondisi sleep sekalipun.
Fitur ini juga dapat mengkonversi tulisan tangan dengan cepat dan tepat, untuk kemudian dirapikan lebih lanjut di aplikasi Huawei Notes.
3. Perkaya catatan lewat teknik anotasi saat merangkum materi
Anotasi adalah menandai atau mengomentari kalimat atau bagian tertentu dalam sebuah materi tulisan, baik itu saat membaca buku ataupun observasi jurnal.
Membuat catatan dengan dukungan anotasi sama artinya dengan mengumpulkan banyak kata kunci, untuk kemudian dipilah sesuai kebutuhan.
Baca Juga: HarmonyOS Next Tidak Lagi Mendukung Aplikasi Android
Mencatat dengan anotasi memungkinkan pengguna menemukan kesesuaian materi yang lebih lengkap dan jelas, sehingga menjadikan catatan semakin berkualitas dan belajar semakin efektif.
Teknik anotasi dapat juga diterapkan dalam menulis catatan via Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition, yakni melalui fitur Lasso Tool pada aplikasi Huawei Notes yang dapat digunakan untuk memindahkan, memutar, serta menyalin teks dan gambar yang dipilih ke dalam catatan digital.
Apalagi dengan keunggulan layar Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition yang bertekstur seperti kertas, berkat resolusi layar 2560 × 1600.
Pengguna semakin dapat memaksimalkan kegiatan anotasi pada ebook atau dokumen digital, baik melalui mode Black and White untuk membaca lebih nyaman, atau CMYK yang membuat tampilan ebook layaknya buku fisik.
Fungsi ini pastinya akan terasa lebih optimal manfaatnya untuk digunakan di berbagai kondisi berkat tiga sertifikasi layar yang dimilikinya, yakni Reflection-free, Low Blue Light dan Flicker-free dari TÜV Rheinland.
Berita Terkait
-
Xiaomi Pastikan Tablet Murah Redmi Pad SE Masuk Indonesia 5 September, Ini Bocoran Spesifikasinya
-
Huawei MatePad 11.5 Resmi Hadir, Tablet Rasa Laptop Seharga Rp 5 Jutaan
-
Tablet Xiaomi Pad 6 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya
-
Resmi! Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S9, S9 Plus, dan S9 Ultra di Indonesia
-
Huawei Luncurkan Huawei MateBook D 14 12TH Gen dan MateBook D 15 AMD R7 Terbaru, Laptop Ringan dengan Performa Gahar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!