Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menggandeng Asianet (Lightstorm group company) dan PT MNC Kabel Mediacom (MNC Play), dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggan.
Kolaborasi ini menandakan resminya Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengakuisisi pelanggan MNC Play, yang merupakan penyedia jasa layanan jaringan berbasis fiber.
Lewat aksi korporasi ini, Indosat mempercepat langkahnya dalam meningkatkan kapasitasnya pada bisnis Fiber-to-the-home (FTTH) yang beroperasi di bawah brand Indosat HiFi.
Melalui kolaborasi ini, Indosat juga menyambut 300 ribu pelanggan fixed-home internet yang bergabung dengan seratus juta pelanggan Indosat lainnya.
Vikram Sinha, President Director and CEO of Indosat Ooredoo Hutchison,mengatakan, akuisisi ini sejalan dengan tujuan perusahaan menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.
"Kami juga antusias menyambut pelanggan MNC Play ke dalam keluarga besar pelanggan Indosat," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (28/11/2023).
Perusahaan memastikan para pelanggan akan senantiasa menikmati pengalaman luar biasa dan juga layanan yang lebih baik.
"Dengan ini, Indosat tidak hanya berfokus pada angka, tapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan," tambahnya.
Dia mengungkapkan bahwa tambahan layanan IPTV yang disediakan oleh MNC Play menjadikan Indosat HiFi tidak hanya menawarkan layanan broadband tapi juga tambahan entertainment seperti TV Kabel.
Sementara Ade Tjendra, President Director of MNC Play turut menyambut baik kolaborasi ini.
Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Gandeng TIMWETECH Demi Percepat Transformasi Digital
"Selama proses integrasi, kami memastikan transisi yang mulus dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan," ujarnya.
Tak hanya itu, lewat akuisisi ini, pelanggan dapat menikmati dan memilih antara FTTH atau Internet Protocol Television Services (IPTV).
Bahkan, pelangga bisa memilih kedua layanan dalam satu paket yang sama.
"Layanan tersebut berpotensi untuk mendorong lebih banyak akuisisi pelanggan dan meningkatkan pendapatan dari bisnis FTTH, menjadikan kolaborasi ini bernilai tambah bagi pelanggan dan juga perseroan," dia menambahkan.
Sebagai bagian dari transisi, manajemen jaringan fiber optik akan secara langsung ditangani oleh Asianet.
Amajit Gupta, Lighstorm Group CEO & MD mengatakan, lewat akuisisi ini, divisi FTTH Lighstorm, Asianet akan memiliki jaringan fiber lebih dari 15 ribu kilometer dan lebih dari 1,5 juta home pass di 10 kota di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Honor 600 Pro Bocor! Desain Mirip iPhone 17 Pro, Baterai 9000mAh Jadi Sorotan
-
Terpopuler: Harga HP Samsung 2026 Mulai Rp1 Jutaan, Fitur Cerdas untuk Gen Z di Redmi 15
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun