Suara.com - Sejak Elon Musk resmi menjadi pemilik Twitter dan mengganti nama platform tersebut menjadi X, banyak pengguna yang mengeluh karena berubahnya pengalaman dalam menggunakan Twitter.
Oleh karena itu, beberapa pengguna mungkin ingin menggunakan aplikasi lain yang serupa dengan Twitter zaman dulu. Berikut ini lima alternatif aplikasi X yang layak dicoba:
1. Post
Post berada di fase beta ketika Elon Musk mengambil alih Twitter, sehingga pengembang Post bergegas membuka platform untuk menerima pengguna yang memilih untuk beralih.
Namun, situs ini tidak persis seperti aplikasi X, terutama karena Post dirancang khusus untuk pengumpul berita dan pembuat thread untuk memonetisasi konten mereka.
Pengguna Post dapat memberi tip atau membayar kreator secara post-to-post menggunakan sistem poin yang diterjemahkan menjadi uang, di mana satu poin sama dengan satu sen.
Secara estetis, Post terlihat seperti versi Twitter yang disatukan. Setelah pengguna membuat profil, pengguna dapat menggulir feed. Antarmukanya pun bersih dan situsnya menggunakan font serif yang dapat dibaca.
Pengguna dapat membagikan konten asli dan menyukai serta memposting ulang sesuatu dari pengguna lain, namun alih-alih membalas seperti Twitter, pengguna dapat berkomentar dengan cara lama tetapi tidak ditampilkan sebagai postingan baru di timeline pribadi.
2. Tumblr
Baca Juga: Cara Memblokir Aplikasi di Android
Sebelum Twitter menjadi populer, banyak pengguna sudah mulai mencuitkan tentang akun Tumblr. Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, banyak pengguna lama yang kembali menggunakan Tumblr.
Pada dasarnya, Tumblr seperti perpaduan antara Twitter dan Instagram. Desainnya menjadikannya platform yang mengutamakan visual daripada Twitter, tetapi pengguna dapat memposting semua jenis konten, mulai dari teks, foto, video, GIF, dan bahkan audio.
Pengguna juga dapat berinteraksi dengan postingan dari orang yang pengguna ikuti engan cara memposting ulang (retweet) unggahan mereka dan membalasnya seperti yang pengguna lakukan di Twitter.
3. Pillowfort
Dengan hanya 143.800 pengguna pada Desember 2022, Pillowfort adalah jejaring sosial kecil dan ukurannya mungkin menjadi kekuatan sekaligus kelemahan sebagai alternatif Twitter. Platform ini diluncurkan pada 2017 dan menjadi pilihan bagi orang-orang yang meninggalkan Tumblr.
Pillowfort sangat menarik bagi para pengguna karena dua alasan utama. Pertama, antarmukanya mirip dengan Tumblr. Kedua, pedoman komunitas lebih fleksibel, itulah sebabnya platform tersebut saat ini memiliki komunitas fandom yang berkembang pesat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal