Suara.com - Pengalaman Video kini menjadi salah satu layanan yang paling sering digunakan.
Setiap pemilik perangkat mobile semakin banyak yang mengandalkan video untuk mengabadikan sebuah momen.
Hal ini menjadi salah satu latar belakang Opensignal merilis hasil surveinya mengenai pengalaman jaringan seluler di Indonesia.
"Dalam laporan ini, kami telah menganalisis keseluruhan pengalaman jaringan seluler dari semua pengguna kami di Indonesia pada lima operator - 3, Indosat, Smartfren, Telkomsel, dan XL - selama periode 90 hari mulai tanggal 1 Agustus 2023," tulis perusahaan dalam situs resminya, Senin (25/12/2023).
Pada laporan itu terungkap kemampuan kelima operator telekomunikasi itu dalam memberikan layanan Pengalaman Video, dengan poin 0-100.
Pemenangnya dipegang Telkomsel dengan 61,4 poin yang diikuti 3 dengan 61 poin.
Kemudian Indosat 59,3 poin, XL 56,4 poin, dan Smartfren 48,2 poin.
"Untuk menghitung pengalaman video, kami mengukur streaming video secara langsung dari perangkat pengguna akhir dan menggunakan pendekatan ITU untuk mengukur keseluruhan pengalaman video untuk setiap operator pada skala 0 hingga 100," jelas perusahaan.
Video yang diuji mencakup berbagai resolusi — termasuk Full HD (FHD) dan 4K / Ultra HD (UHD) — dan streaming secara langsung dari penyedia konten video terbesar dunia.
Baca Juga: Cara Mengirim Video Berkualitas HD dari Android ke iPhone
Pengalaman Video yang dinilai meliputi Pengalaman Video 5G, Pengalaman Video – Pengguna 5G, Pengalaman Video 4G, dan Pengalaman Video 3G.
Dalam layanan ini Telkomsel mengalahkan pesaingnya dalam pengalaman video on-demand dan video live.
Namun, kali ini 3 dan Indosat juga berada di kategori yang sama, hasil dari peningkatan skor masing-masing sebesar 5,6 persen dan 3,6 persen.
Pengguna operator telekomunikasi di kelima jaringan telah mengalami peningkatan kualitas video on-demand.
Pengguna 3 mengalami peningkatan terbesar, diikuti oleh Smartfren (3,8 persen), Indosat (3,6 persen), XL (2,1 persen), dan Telkomsel (1,7 persen).
Pengalaman Video yang Baik (58-68) berarti pengguna dapat menyaksikan video live setidaknya pada 720p dengan waktu pemuatan rendah, sedikit penundaan, dan live offset memuaskan.
Berita Terkait
-
Everywhere.id Mampu Raih Peningkatan Pengguna hingga 71% di 2023
-
Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark, Nggak Perlu Pakai Aplikasi
-
Thariq Halilintar Ungkap Perasaannya Saat Diminta Ashanty Jadi Model Video Klip Bareng Fuji
-
Cara Menyimpan Video dari Facebook, Ternyata Gampang Banget!
-
5 Cara Download Video Instagram Gratis Tanpa Aplikasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal