Suara.com - Rencana Google untuk mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ikut berdampak besar pada para karyawannya. Inovasi ini justru berpotensi adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal jilid dua di Google.
Disebutkan kalau produk AI baru ini akan berperan pada 30.000 karyawan yang ada di divisi sales Google, sebagaimana dilaporkan Live Mint, Selasa (26/12/2023).
Menurut laporan itu, banyak pekerjaan yang harus diberhentikan di divisi penjualan iklan karena Google telah memperkenalkan produk baru berbasis AI.
Alat ini secara otomatis dapat merekomendasikan atau membuat iklan baru untuk para pelanggan. Adanya produk ini membuat para karyawan Google tak perlu lagi mengerjakan hal seperti itu.
Lebih lagi Google telah meluncurkan Performance Max di tahun 2021. Ini adalah sebuah alat berbasis AI untuk mengoptimalkan para pengiklan di Google.
Nah alat ini kemudian disempurnakan pada Mei 2023 lalu, yang menunjukkan kemampuan AI generatif dalam membuat dan menskalakan aset iklan lebih efisien.
PMax membantu klien Google dalam menentukan penempatan iklan yang optimal di berbagai channel Google Ads. Alat ini secara mandiri menghasilkan konten iklan berdasarkan pemindaian situs web.
Pendekatan dinamis berbasis AI ini memungkinkan pencampuran ulang iklan secara terus-menerus secara real-time, beradaptasi dengan rasio klik-tayang, dan mengoptimalkan kinerja.
Seiring dengan semakin populernya alat AI seperti PMax di kalangan pengiklan, kebutuhan akan campur tangan manusia dalam desain dan penjualan iklan tentu bakal berkurang.
Baca Juga: Tiru iPhone, Android Akhirnya Punya Fitur Battery Health
Selain itu, alat berbasis AI ini juga diklaim hemat biaya karena tak perlu lagi dikerjakan manusia. Produk itu juga mampu meningkatkan profitabilitas pendapatan iklan.
Produk inilah yang diperkirakan berdampak besar pada divisi sales Google. Tahun lalu, ada 13.500 pegawai yang berdedikasi pada pekerjaan penjualan perusahaan.
Meskipun belum ada informasi rinci, potensi PHK Google ini kemungkinan tetap ada. Rumornya, pengumuman nasib karyawan bakal ditentukan dalam beberapa bulan ke depan.
Jika benar, ini bukan kali pertama Google melakukan PHK massal. Awal tahun 2023 kemarin, Google sudah memecat lebih dari 12.000 karyawan, menjadikannya yang terbesar sepanjang sejarah.
Berita Terkait
-
Tiru iPhone, Android Akhirnya Punya Fitur Battery Health
-
Sony Berencana PHK Massal Usai Studio Game Diretas Hacker
-
China Punya Teknologi AI yang Bikin Orang Meninggal Hidup Lagi, Harganya Puluhan Juta!
-
Cara Mengubah Bahasa di Penelusuran Google
-
Apple Siapkan Rp 773 Miliar ke Perusahaan Media Buat Latih Teknologi AI
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara
-
HP RAM 16 GB Harga Berapa? Cek 6 Rekomendasi Paling Murah