Fitur-fitur tersebut mungkin terlihat remeh, namun sangat berguna untuk mempersonalisasi platform media sosial.
Sebagai perbandingan, Threads hanya memiliki dua tampilan, yaitu timeline standar yang hanya berupa satu daftar besar semua orang yang pengguna ikuti yang tercampur dengan konten yang direkomendasikan dan tampilan following yang berupa pengikut pengguna.
Jika pengguna memiliki aktivitas tinggi dalam menggunakan media sosial, pengguna mungkin akan mudah tersesat dalam lautan konten di Threads tanpa adanya bantuan alternatif untuk memfilter.
4. Fitur draft
X memiliki fitur Draft, yang sama sekali tidak dimiliki oleh Threads. Ini mungkin terlihat seperti masalah kecil, namun berdampak besar pada pengalaman pengguna.
Banyak pengguna menggunakan Draft untuk menuangkan pemikiran yang spontan dan lebih memilih untuk menahan konten sampai pengguna dapat menyelesaikan ide tersebut.
5. Menjadwalkan postingan
X dulu memungkinkan pengguna menjadwalkan postingan melalui antarmuka Tweetdeck, namun fitur tersebut kini hanya tersedia di X Premium.
Sedangkan Threads tidak memiliki fitur penjadwalan. Pengguna sebenarnya dapat menjadwalkan postingan dan cerita Instagram melalui Meta Business Suite, namun fitur tersebut belum mengintegrasikan Threads ke dalam cakupannya.
Baca Juga: Cara Menggunakan WhatsApp di Apple Watch
6. Direct Messages
X memiliki fitur Direct Message tangguh yang sebagian besar berfungsi untuk perpesanan dalam aplikasi.
Sedangkan Threads tidak memiliki fitur Direct Message, sehingga pengguna tidak dapat melakukan percakapan pribadi di platform. Jika ingin mengirim pesan kepada seseorang, maka pengguna harus mengirimkannya di Instagram.
7. Penanganan misinformasi
X memiliki fitur Community Notes untuk mengatasi misinformasi. Komunitas diberdayakan untuk memeriksa fakta postingan viral, menambahkan konteks yang sangat dibutuhkan.
Thread tidak memiliki fitur yang sesuai untuk mengatasi misinformasi. Meta belum membagikan rencana fitur apa pun yang akan hadir di platform.
Sebagai platform yang baru diluncurkan, sangat wajar jika Threads masih memiliki banyak kekurangan. Namun, bukan berarti Threads tidak memiliki masa depan.
Integrasi yang mendalam akan menghasilkan keuntungan bagi para pembuan konten yang sudah mapan di media sosial Meta. Hanya masalah waktu sebelum Meta mulai menghadirkan fitur-fitur pelengkap seperti di X.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung