Suara.com - Samsung mengumumkan jajaran TV QLED, MICRO LED, OLED di ajang pameran teknologi internasional alias Consumer Electronics Show 2024 (CES 2024). Jajaran smart TV Samsung ini dibekali teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
President and Head of Visual Display Business Samsung Electronics, SW Yong menyatakan kalau peluncuran ini juga sekaligus menjadi awal dari era AI screen dengan diperkenalkannya prosesor AI generasi terbaru.
"AI screen di Samsung TV, yang digerakkan oleh teknologi AI on-device, dirancang untuk menjadi pusat yang menghubungkan semua perangkat di rumah pengguna, yang kompatibel untuk menawarkan gaya hidup yang lebih fleksibel dan beragam kepada pengguna," katanya, dikutip dari siaran pers, Selasa (9/1/2024).
TV Samsung Neo QLED 8K
Samsung Neo QLED 8K TV mengusung prosesor NQ8 AI Gen3 yang memiliki neural processing unit (NPU) dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Jumlah neural network-nya juga meningkat delapan kali lipat dari 64 menjadi 512, sehingga semua yang ditampilkan di layar tampak mendetail dan tajam.
Fitur AI yang ada di TV Samsung ini salah satunya yakni 8K AI Upscaling Pro. Ini memanfaatkan prosesor NQ8 AI Gen3 untuk melakukan 8K upscaling yang semakin baik dengan mempertajam konten beresolusi rendah, sehingga dapat ditampilkan dalam resolusi yang sangat tinggi.
Kemudian ada fitur AI Motion Enhancer Pro yang secara otomatis mendeteksi jenis olahraga dan menggunakan Deep Learning untuk menerapkan model pendeteksian bola yang tepat.
Lalu ada fitur Real Depth Enhancer Pro yang mendeteksi bagian-bagian sebuah scene sebagaimana mata manusia akan berfokus secara alami, lalu membawanya ke latar depan. Ini membuat gambar-gambar akan terlihat lebih hidup dan lebih tiga dimensional.
Selanjutnya ada Infinity Air Design yang memungkinkan pengalaman menonton yang imersif yang berfokus pada resolusi tinggi dan kualitas suara yang luar biasa. TV ini juga menawarkan efek cermin yang unik di mana TV tampak melayang di ruang sekelilingnya.
Selain itu ada pula fitur audio seperti 2024 Q-Symphony dan Active Voice Amplifier Pro. Dua fitur ini juga memanfaatkan teknologi AI.
Adapun sistem operasi TV Samsung Neo QLED 8K ini adalah Tizen OS 2024. OS ini menawarkan konten dan layanan yang dipersonalisasi berdasarkan akun berbeda yang diatur di smart TV.
Baca Juga: Pakai Bahan Aluminium. Samsung Galaxy A55 Bawa Desain Super Elegan
TV Samsung Micro LED
Dengan MICRO LED transparan yang baru, Samsung menunjukkan kepada dunia bahwa layar memiliki kemampuan yang tidak terbatas. Layar yang terlihat seperti sepotong kaca transparan ini memiliki chip MICRO LED yang sangat kecil dan proses manufaktur yang presisi sehingga tidak ada lagi garis-garis dan pembiasan cahaya.
Hal ini memungkinkan MICRO LED yang transparan untuk menciptakan gambar yang jernih dan tidak terhalang apapun, untuk berbagai kasus penggunaan di rumah dan lingkungan B2B.
Dengan desain modular yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan bentuk, ukuran, dan rasio layar agar sesuai dengan ruang apa pun.
TV Samsung OLED
TV OLED 2024 Samsung dibangun berdasarkan model tahun lalu, contohnya model S95D yang menawarkan layar ultra-besar 77 inci. Kini layarnya 20 persen lebih terang dari model sebelumnya, dengan warna hitam yang pekat dan kaya serta akurasi warna yang disempurnakan oleh AI dan sudah Pantone ValidatedTM.
Samsung juga telah memperkenalkan model S90D dan S85D dalam berbagai ukuran, mulai dari 42 inci hingga 83 inci.
Teknologi 'OLED Glare Free' terbaru dirancang khusus untuk layar OLED 2024. Ini mempertahankan akurasi warna dan mengurangi pantulan sambil mempertahankan ketajaman gambar untuk memastikan pengalaman menonton yang imersif, bahkan di siang hari.
Layar S95D dengan mesin kualitas gambar proprietary yang canggih, untuk mempertahankan warna putih yang sempurna, warna hitam yang lebih pekat, dan warna yang akurat. Selain menjadi layar OLED Samsung yang paling terang, layar ini juga memiliki refresh rate yang tinggi hingga 144Hz.
Berita Terkait
-
Pakai Bahan Aluminium. Samsung Galaxy A55 Bawa Desain Super Elegan
-
LG Umumkan Inovasi AI "Berbeda" di CES
-
Deretan Fitur Samsung Galaxy A25 5G: Dari AI hingga Keamanan Canggih
-
Masters of the Air, Series Apple TV+, Cek Sinopsis dan Tanggal Tayangnya!
-
Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A15 5G, Dijual Rp 3 Jutaan di Indonesia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat