Suara.com - Huawei FreeClip resmi diluncurkan ke Indonesia. Ini adalah TWS Huawei open ear terbaru yang memiliki desain unik layaknya anting.
Country Training Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono bercerita, kategori earbuds open-ear yang biasanya ada di pasaran saat ini berupa earphone neckband, headphone ear-hook, headphone ear-hook, kacamata audio pintar, ear-cuff, hingga earbuds semi-in ear.
"Untuk beberapa desain earbud open-ear, keluhan pengguna untuk jenis TWS tersebut adalah ukuran yang besar, tidak nyaman saat digunakan, dan mudah terlepas saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu, pengguna sering kali mendapatkan pengalaman audio kurang baik karena sistem audionya jauh dari saluran telinga," ungkap Edy saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Perusahaan asal China itu pun mengembangkan TWS Huawei FreeClip selama tiga tahun untuk menyempurnakan desain produk yang dapat mengatasi keluhan umum pengguna terhadap produk TWS Open-Ear.
Selain hadir dengan balutan desain yang stylish, HUAWEI FreeClip juga mampu memberikan kenyamanan dan lebih sehat untuk digunakan. Perangkat ini disebutnya cocok untuk aktivitas luar ruangan, berkat desain open-ear yang membuat pengguna lebih aman serta awas dengan lingkungan sekitar.
"Huawei FreeClip ini juga tidak gampang jatuh walaupun desainnya seperti itu, kalian bisa coba di experience zone," timpal dia.
Tampilan HUAWEI FreeClip mengedepankan estetika dan kesan fashionable berkat dukungan C-bridge design yang inovatif. Bagian C-bridge yang berbentuk lengkungan dan penghubung antara bagian depan dan belakang perangkat ini merupakan bagian utama HUAWEI FreeClip yang berfungsi sebagai konektor perangkat dan klip.
Infrastruktur prototipe C-bridge design ini terbuat dari nikel-titanium (Ni-Ti) berperforma tinggi yang sering digunakan di industri penerbangan. Ini menghadirkan teknologi terbaik dengan menghubungkan akustik, baterai, dan sistem kontrol, dengan kawat baja paduan Ni-Ti yang hanya selebar kawat biasa, namun mampu memuat 9 kabel inti dan 1 memori kabel baja di dalamnya.
Bagian C-bridge ini telah diuji ketahanannya sebanyak lebih dari 25.000 uji keandalan, sehingga memenuhi standar pengujian putaran ekstrem yang mencakup pengujian kelelahan putaran (kiri dan kanan), pengujian kelelahan deformasi (atas dan bawah), dan pengujian ketahanan torsi (90°).
Baca Juga: Huawei MatePad Pro 13.2" Resmi Masuk Indonesia, Tablet Stylish Harga Rp 15 Juta
Bagian belakangnya disebut sebagai Comfort Bean menggunakan desain berbentuk kacang. Untuk bagian depannya disebut sebagai Acoustic Ball yang merupakan bagian speakernya desain open-ear pada HUAWEI FreeClip.
Ini telah melalui uji coba pemakaian berdasarkan kurva daun telinga dari 300.000 lebih sampel data telinga manusia, sehingga nyaman digunakan untuk segala jenis telinga manusia.
Perpaduan ketiga bagian desain HUAWEI FreeClip tersebut membuat TWS ini memberikan kesan yang unik bagi penggunanya, TWS yang tidak pernah dilihat sebelumnya sehingga dapat menjadi salah satu item penunjang fashion di awal tahun 2024 ini.
Selain itu, dengan kecanggihan inovasi desain HUAWEI FreeClip, perangkat ini memiliki bobot yang ringan, dengan berat setiap earbudnya hanya 5,6 gram, sehingga membuat HUAWEI FreeClip nyaman digunakan.
HUAWEI FreeClip memiliki ketahanan baterai hingga 36 jam saat digunakan dalam kondisi daya penuh dengan charging case. Ini dapat dipakai untuk mendengarkan musik tanpa henti hingga 8 jam atau dipakai menelepon selama 5 jam.
Bahkan ketika persentase baterai hampir habis, pengguna dapat dengan cepat menghidupkan kembali earbud mereka melalui fitur fast charging, dengan pengisian daya selama 10 menit untuk penggunaan 3 jam.
Berita Terkait
-
Huawei MatePad Pro 13.2" Resmi Masuk Indonesia, Tablet Stylish Harga Rp 15 Juta
-
Huawei Tertangkap Mulai Uji Coba Mobil Listrik
-
Ada Peran Huawei saat Sinyal Indosat Gangguan di Awal Tahun Baru 2024
-
Penjualan Produk Makin Turun di China, Apple Kalah Saing dari Huawei?
-
Ikuti Jejak Xiaomi, Huawei Siap Hadirkan Mobil Sedan Listrik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Baterai Jumbo: Jadi Barang Buruan di Tahun 2026
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
-
6 Game Modifikasi Mobil Terbaik: Restorasi Klasik hingga Supercar Mewah!
-
5 Rekomendasi Mic Wireless Terbaik 2026, Anti Noise Aman untuk Ngonten
-
Tips Membeli Smartwatch untuk Pelari Pemula, Cek 3 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp500 Ribu
-
4 Tablet dengan Slot SIM Card Termurah Februari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 HP Murah Terbaik untuk Bujet Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Tahan Lama
-
Daftar Harga HP Xiaomi dan POCO Februari 2026: Dari yang 1 Jutaan hingga Kelas Flagship
-
Dari Makam Firaun hingga Chip HP: Ini 5 Alasan Emas Dianggap Lebih Sakral dan Mahal dari Logam Lain
-
5 HP Murah dengan Kamera Selfie Beresolusi Tinggi, Harga Mulai Rp2 Jutaan