Suara.com - Platform belajar bahasa asing Duolingo mengumumkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke pekerja yang statusnya karyawan kontrak. Diketahui kebijakan ini berdampak ke 10 persen pegawai perusahaan.
Duolingo sendiri mengakui kalau pekerjaan para karyawan kontrak yang dipecat ini bakal digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
"Kami tidak lagi membutuhkan banyak orang untuk melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan oleh beberapa karyawan kontrak ini," kata Juru Bicara Duolingo tanpa mengatakan apa sebenarnya yang mereka lakukan untuk perusahaan tersebut.
“Sebagian dari hal tersebut mungkin disebabkan oleh AI," lanjut dia, dikutip dari Engadget, Jumat (12/1/2024).
November 2023 lalu, CEO Duolingo Luis von Ahn mengatakan kepada para pemegang saham kalau mereka sudah mulai memanfaatkan AI untuk membuat konten baru, skrip misalnya.
Teknologi itu pun diklaim lebih cepat ketimbang apa yang sudah dikerjakan oleh pegawainya.
Selain itu, Duolingo juga sudah mengandalkan AI untuk menghasilkan suara yang didengar pengguna dalam aplikasi. Perusahaan pun telah merilis fitur AI yang berhubungan dengan pelanggan.
Tahun lalu, mereka memperkenalkan layanan premium yang disebut Duolingo Max. Opsi ini memungkinkan pelanggan premium untuk mengakses ke chatbot yang dapat menjelaskan mengapa tanggapan mereka benar atau salah.
Fitur Max lainnya, yang disebut Roleplay, memungkinkan pelanggan melatih keterampilan bahasa mereka dalam skenario seperti memesan makanan di kafe Paris.
Baca Juga: Meta PHK Lagi, Korbannya Karyawan Instagram
Kendati begitu, para karyawan tetap yang bekerja di Duolingo tidak kena dampak PHK ini. Juru bicara perusahaan juga menyebut kalau pemecatan ini bukan berarti tanda kalau mereka bakal langsung mengganti pekerjanya dengan AI.
Sepertinya banyak karyawan tetap maupun kontrak Duolingo yang selama ini sudah menggunakan teknologi AI untuk menyelesaikan tugas tertentu dalam pekerjaan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026