Suara.com - Internet menghubungkan siapa pun dengan dunia luas. Oleh karena itu, pengguna pasti merasa frustasi saat menghadapi koneksi internet yang lambat.
Namun untungnya, ada beberapa hal yang dapat pengguna lakukan untuk memperbaiki keadaan. Berikut ini cara mudah untuk meningkatkan kecepatan internet:
1. Setel ulang router
Salah satu taktik yang dapat pengguna lakukan untuk meningkatkan kecepatan internet adalah dengan mengatur ulang router.
Menyetel ulang router memiliki banyak keuntungan untuk jaringan. Ini dapat membantu menghilangkan upaya peretasan, mengatur ulang memori router yang terbatas untuk membantu mempercepat, dan bahkan menerapkan pembaruan penting yang mungkin telah ditunggu oleh router.
Kuncinya adalah melakukan reboot pada router dengan benar.
2. Kelola saluran Wi-Fi
Sebagian besar router saat ini bersifat dual-band, yang berarti itu menawarkan koneksi pada frekuensi 2,5Ghz dan frekuensi 5GHz. Beberapa router juga bersifat tri-band, yang berarti ada tambahan band 5GHz untuk menyebarkan koneksi lebih jauh.
Saluran-saluran yang berbeda ini ada sehingga pengguna dapat membagi koneksi perangkat di seluruh spektrum dan menurunkan permintaan untuk satu saluran. Ini dapat membantu mempercepat koneksi pengguna, terutama jika pita 2,5GHz mulai sedikit ramai digunakan.
Baca Juga: Cara Print Dokumen dari HP Android
Sebagai aturan umum, pita 5Ghz memiliki jangkauan yang lebih pendek namun sedikit lebih cepat, lebih cocok untuk perangkat yang dekat dengan router. Pita 2,5GHz memiliki jangkauan yang lebih panjang namun sedikit lebih lambat, pilihan yang lebih baik untuk perangkat di ruangan lain atau perangkat seluler yang sering berpindah-pindah.
Beberapa router dilengkapi dengan fitur alokasi otomatis yang dapat menetapkan perangkat ke saluran berbeda berdasarkan kebutuhan koneksi dan mengalihkannya ke saluran baru seiring perubahan keadaan.
3. Kelola perangkat di jaringan
Secara teori, rata-rata router rumah dapat menangani sekitar 250 perangkat yang terhubung.
Namun dalam praktiknya, semakin banyak perangkat yang menumpuk, bandwidth kesulitan untuk memenuhi kebutuhan jaringan dan terjadilah perlambatan.
Oleh karena itu, pengguna harus mengelola perangkat di jaringan dan menghapus sebagian perangkat dari jaringan untuk meningkatkan kecepatan internet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
29 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim 1000 Poin Rank dan Pemain Dreamchaser 117
-
Roblox Bayar Rp206 Miliar Demi Keamanan Anak, Apa Saja Fitur Barunya?
-
Vivo Y600 Pro Siap Rilis dengan Baterai 10.000 mAh, Pesaing Honor Power 2
-
Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login
-
Promo Ulang Tahun XLSMART Beri Diskon Paket Data XL, AXIS, hingga Smartfren
-
7 HP Murah dengan Sensor Kamera Sony Terbaik April 2026, Foto Dijamin Ciamik
-
Xiaomi Robot Vacuum H50 Series Resmi di Indonesia, Robot Vacuum Pintar Mulai Rp4 Jutaan
-
3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?
-
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
-
Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia, Kamera 50MP True-to-Colour dan Tahan Banting 20x