Suara.com - Sejumlah warganet ramai mengeluhkan film Dirty Vote yang tidak bisa dicari di YouTube. Keluhan ini disampaikan di media sosial X alias Twitter.
Berdasarkan pantauan Suara.com di timeline Twitter Indonesia pada Senin (12/2/2024), ada beberapa warganet yang menduga kalau film Dirty Vote tidak bisa dicari karena shadow banned.
Shadow Banned adalah sebuah upaya dari platform media sosial untuk membatasi konten ditampilkan. Istilah ini juga dikenal sebagai shadow banning atau shadow ban.
"Ini saya aja atau temen-temen juga mengalami: kalau kita coba search "dirty vote full movie", malah ga keluar video Dirty Vote nya di search result. Padahal jumlah views-nya jelas jauh di atas search results berikut. Ada penjelasannya kenapa ga," kata @iqbal_farabi.
"Tampaknya film Dirty Vote saat ini terkena shadow ban oleh YouTube. Tetap bantu sebarkan linknya ya teman-teman!" kata akun @satyabumi.
"Film dirty vote terpantau mengalami shadow ban dari akun asli yang upload. Untung udah banyak yang lain yang upload. Orang yang meragukan mas uceng itu yang perlu diragukan," tulis akun @valiantas.
Berdasarkan pantauan Suara.com saat mencari film Dirty Vote di YouTube, video ini memang tidak ditampilkan langsung di beranda platform. Saat dijelajahi hingga ke bawah, YouTube hanya menampilkan berbagai video dari media soal tanggapan para tokoh untuk film Dirty Vote.
Sebenarnya kalian bisa melihat video tersebut dari akun Refly Harun. Durasi filmnya pun sama-sama 1 jam 57 menit 21 detik. Tapi perlu dicatat kalau itu tidak diunggah dari akun resmi Dirty Vote.
Google pun sudah menjelaskan kenapa video seperti Dirty Vote tidak bisa dicari di YouTube.
Baca Juga: Film Dirty Vote Bikin Heboh Soal Pemilu, Ananda Badudu Sindir Uang Influencer
"Penelusuran YouTube akan berusaha menampilkan hasil yang paling relevan kepada Anda. Hasil penelusuran dapat meliputi video, channel, playlist, dan live stream," dikutip dari laman Support Google.
Berikut penjelasan Google soal kenapa video tidak bisa dicari di YouTube, termasuk Dirty Vote:
- Nama sebutan channel atau nama channel Anda biasa digunakan dalam judul video
- Anda memiliki nama channel yang umum
- Channel YouTube Anda baru
- Nama channel Anda mungkin tidak cocok untuk semua penonton
Itulah penjelasan kenapa video Dirty Vote tidak bisa dicari di YouTube.
Berita Terkait
-
Film Dirty Vote Bikin Heboh Soal Pemilu, Ananda Badudu Sindir Uang Influencer
-
Tuding Film Dirty Vote Bikin Gaduh, Relawan Prabowo-Gibran: Biarkan Masyarakat Memilih Sesuai Hati Nuraninya
-
TKN Prabowo-Gibran Konpres Film Dirty Vote bak Streisand Effect, Langkah Blunder?
-
Film Dirty Vote Ungkap Kecurangan Pemilu 2024, Hasto: Kami Gak Nyangka Pak Jokowi Berubah Seperti Itu
-
Film Dirty Vote Baru Bongkar Seperempat Kecurangan Pemilu, JK: Masih Ringan Dibanding Kenyataan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon