Suara.com - Apa itu chat with RTX dari NVIDIA? berikut adalah penjelasan lengkap yang telah Suara.com rangkum untuk Anda.
Tak dapat dipungkiri bahwa teknologi bernama chatbots saat ini digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia setiap hari. Teknologi yang satu ini didukung oleh server cloud.
Namun ada kabar baik buat pengguna Windows, sebab saat ini ada chatbots yang didukung oleh NVIDIA RTX untuk AI generatif lokal, cepat, dan terkustomisasi, Chatbots tersebut diberi nama Chat with RTX dari NVIDIA.
Apa itu Chat with RTX dari NVIDIA?
Sesuai dengan namanya, Chat with RTX merupakan obrolan dengan RTX yang didukung oleh NVIDIA. Ini adalah demo teknologi yang memungkinkan pengguna mempersonalisasi chatbot dengan konten mereka sendiri.
Proses chat sangat realistis sebab hasilnya akan dipercepat oleh GPU lokal NVIDIA GeForce RTX 30 Series atau lebih tinggi dengan memori akses acak video atau VRAM minimal 8 GB.
Obrolan dengan RTX ini menggunakan retrieval-augmented generation (RAG), perangkat lunak NVIDIA TensorRT-LLM, dan akselerasi NVIDIA RTX untuk menghadirkan kemampuan AI generatif ke PC Windows lokal yang didukung GeForce.
Pengguna dapat dengan cepat dan mudah menghubungkan file lokal di PC sebagai kumpulan data ke model bahasa sumber terbuka yang besar seperti Mistral atau Llama 2.
Nantinya, hal ini akan memungkinkan kueri untuk mendapatkan jawaban yang cepat dan relevan secara kontekstual. Daripada mencari melalui catatan atau konten yang disimpan, pengguna cukup mengetikkan pertanyaan.
Baca Juga: OpenAI Rilis Sora, Bikin Video Cukup dari Teks
Misalnya, seseorang mungkin bertanya, “Restoran apa yang direkomendasikan pasangan saya saat berada di Las Vegas?” dan Obrolan dengan RTX akan memindai file lokal yang ditunjuk pengguna dan memberikan jawaban sesuai konteks.
Tenang saja, alat ini mendukung berbagai format file, termasuk .txt, .pdf, .doc/.docx, dan .xml sehingga Anda bisa menggunakan berbagai format file yang Anda sukai.
Nantinya, semua Arahkan aplikasi ke folder yang berisi file-file ini, dan alat tersebut akan memuatnya ke perpustakaannya hanya dalam hitungan detik.
Pengguna juga dapat memasukkan informasi dari video dan playlist YouTube. Menambahkan URL video ke Obrolan dengan RTX memungkinkan pengguna mengintegrasikan pengetahuan ini ke dalam chatbot mereka untuk pertanyaan kontekstual.
Misalnya, mintalah rekomendasi perjalanan berdasarkan konten dari video influencer favorit, atau dapatkan tutorial singkat dan cara berdasarkan sumber daya pendidikan terbaik.
Cara mengunduh Obrolan dengan RTX
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan