Google Docs - Google Dokumen. [Google]
Suara.com - Mengidentifikasi plagiarisme sangat penting, baik bagi seorang guru ataupun editor. Pengguna bisa mengecek plagiarisme di Google Dokumen dengan mudah.
Ada beberapa cara untuk memeriksa tindakan plagiat di Google Docs. Namun, yang paling mudah adalah memasang add-on plagiarisme yang secara otomatis memverifikasi keaslian tulisan.
Berikut ini cara memeriksa orisinalitas di Google Docs:
- Untuk memasang add-on pemeriksa plagiarisme, pengguna harus memilih Add-on dari menu Extensions dan pilih Get add-ons.
- Ketik "plagiarism" di kolom pencarian dan tekan Enter. Tinjau add-on pemeriksa plagiarisme yang tersedia dan pilih salah satu yang disukai. Setiap daftar menyertakan peringkat ulasan pengguna yang dapat membantu memilih yang terbaik.
- Pilih add-on yang diinginkan dan klik Install. Pengguna mungkin perlu memberikan izin add-on untuk mengakses akun Google.
- Ikuti setiap langkah hingga instalasi add-on selesai.
- Setelah instalasi selesai, pengguna dapat membuka add-on pemeriksa plagiarisme baru dengan memilih nama add-on dari menu Extensions. Pilih Open atau Start dari submenu.
- Pengguna mungkin perlu membuat akun baru untuk menggunakan add-on pemeriksa plagiarisme. Pastikan untuk menggunakan tautan pendaftaran untuk menjalani proses tersebut, lalu kembali ke Google Dokumen dan masuk ke add-on.
- Tergantung pada add-on yang digunakan, pengguna mungkin harus meluncurkan proses pemeriksaan plagiarisme dengan memilih tombol. Untuk beberapa add-on, proses ini mungkin otomatis.
- Setelah pemindaian selesai, add-on akan menampilkan daftar hasil berdasarkan konten dalam dokumen.
- Kalimat apa pun yang cocok dengan konten online lainnya akan mendapat peringkat lebih tinggi dan muncul di daftar teratas.
- Biasanya, pengguna juga akan melihat skor plagiarisme keseluruhan yang menunjukkan berapa persentase dokumen yang tampaknya dijiplak dari sumber web.
Kebanyakan add-on pemeriksa plagiarisme juga menawarkan laporan terperinci. Laporan ini menunjukkan teks yang dicurigai, tautan ke sumber online yang berpotensi dijiplak, dan cuplikan dari sumber tersebut.
Itulah cara yang dapat dilakukan untuk memeriksa plagiat dalam Google Dokumen.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara