Suara.com - Firma riset International Data Corporation (IDC) mengungkapkan kalau pangsa pasar ponsel Indonesia tetap turun di tahun 2023. Ini menjadi kali kedua penurunan setelah hal yang sama terjadi pada 2022 lalu.
Berdasarkan laporan IDC, pangsa pasar ponsel Indonesia 2023 menurun 1,2 persen secara year over year (YoY) alias dari tahun 2022. Adapun total pengiriman smartphone mencapai 34,6 juta unit.
"Pada tahun 2023, tekanan dari sisi pasokan berkurang, namun lemahnya permintaan terus berdampak pada pasar, khususnya pada 1H23 (semester pertama 2023)," kata Vanessa Aurelia selaku Associate Market Analyst IDC Indonesia dalam siaran pers, Jumat (23/2/2024).
Ada sedikit perubahan di kuartal empat (Q4 2023), di mana pasar ponsel Indonesia tumbuh 6,1 persen secara YoY dan 1,3 secara quarter-on-quarter (QoQ) dengan angka 9 juta unit.
Faktornya, lanjut Vanessa, brand ponsel Indonesia mampu mengambil momen akhir tahun dengan meluncurkan HP murah untuk meningkatkan penjualan. Namun ada juga perusahaan yang meluncurkan smartphone kelas premium (flagship) untuk meningkatkan nilai penjualan.
HP mahal justru laris
Vanessa menerangkan, pasar ponsel pintar Indonesia menunjukkan tren yang menonjol karena segmen HP mahal (dengan harga di atas 600 Dolar AS atau Rp 9,3 juta) adalah satu-satunya yang tumbuh pada tahun 2023.
Pertumbuhan ponsel kelas flagship ini mencapai 78 persen secara YoY yang didominasi oleh Apple dan Samsung.
Sebaliknya, segmen kelas menengah dengan rentang harga 200-600 Dolar AS (Rp 3,1 juta hingga Rp 9,3 juta) turun 14,9 persen YoY. Padahal di 2022 lalu, segmen ini tumbuh 3,9 persen YoY.
Adapun penguasa pasar HP kelas menengah (mid-range) ini masih dipimpin oleh OPPO.
Baca Juga: HP China Tumbang, Samsung Jadi Penguasa Pangsa Pasar Ponsel Indonesia Sepanjang 2023
Sementara segmen HP murah (entry-level) dengan harga di bawah 200 Dolar AS atau Rp 3,1 juta justru relatif datar. Segmen ini turun 0,3 persen, naik dari tahun 2022 lalu yang sempat turun 19,9 persen YoY.
"Peningkatan kinerja ini terutama didorong oleh pemulihan Transsion (perusahaan induk Itel, Tecno, dan Infinix) pada tahun 2023," kata Vanessa.
Namun dari keseluruhan, Vivo menguasai pangsa pasar ponsel kelas entry, mid-range, maupun flagship.
"Dinamika ini mendorong Harga Jual Rata-Rata (Average Selling Price atau ASP) tumbuh 8,3 persen YoY hingga mencapai 204 Dolar AS (Rp 3,1 juta) pada tahun 2023," tuturnya.
HP 5G makin diminati
Vanessa menerangkan, segmen HP 5G di Indonesia tumbuh 31,5 persen secara YoY di tahun 2023 dengan menguasai pangsa pasar sebesar 17,1 persen. Adapun brand yang memimpin segmen ini adalah Samsung, perusahaan asal Korea Selatan.
Ia memprediksi kalau HP 5G akan terus tumbuh karena brand ponsel terus meluncurkan perangkat tersebut dengan harga yang lebih kompetitif ketimbang HP 4G.
Berita Terkait
-
HP China Tumbang, Samsung Jadi Penguasa Pangsa Pasar Ponsel Indonesia Sepanjang 2023
-
10 Rekomendasi HP Murah Memori Internal 256 GB, Harga Mulai Rp 1 Jutaan Terbaik Februari 2024
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Memori 128 GB, RAM 6 GB hingga 8 GB
-
HP Murah Realme Lolos Sertifikasi, Bawa Layar 120 Hz
-
4 Rekomendasi HP Samsung Murah Memori Besar, Harga Kurang dari Rp 3 Juta
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak